Skip to main content

Habib Rizieq Ajak Umat Aksi Bela Islam dan Ulama, Ulama Telah Dikriminalisasi, Siap Ikut Aksi 161!!!


PostMetro,Org - Front Pembela Islam (FPI) menyerukan aksi jihad pada Senin (16/1) mendatang.

Sebagaimana dilansir dari situs habibrizieq.co yang diunggah kemarin (Sabtu, 14/1), aksi tersebut dimaksudkan sebagai bentuk protes FPI atas bentrokan yang terjadi di Bandung, beberapa hari lalu, saat pemeriksaan Habib Rizieq Shihab atas kasus dugaan penodaan Pancasila. FPI menuntut Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Chaliyan dicopot dari jabatannya.

Selain itu juga disebutkan lokasi aksi di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelum menuju Mabes Polri, para peserta terlebih dahulu diarahkan salat dhuha berjamaah di Masjid Agung Al Azhar yang lokasinya berdekatan.

Setelah itu massa akan longmarch menuju Mabes Polri dari Masjid Agung.
Berikut isi lengkap seruan aksi 616 FPI dengan latar gambar Habib Rizieq tengah orasi dan tangan kanan mengepal ke atas:

"PANGGILAN JIHAD ...!!! AKSI 161 BERSAMA HABAIB & ULAMA. SENIN 16 JANUARI 2017 KUMPUL DI MASJID AL-AZHAR KEBAYORAN BARU SHALAT DHUHA JAM 8 PAGI LONGMARCH KE MABES POLRI JAM 9 PAGI. COPOT & PROSES HUKUM KAPOLDA PREMAN KARENA: PELINDUNG PREMANISME - KRIMINALISASI ULAMA ADU DOMBA RAKYAT-MERUSAK NKRI . Laporkan Penistaan Islam sebagai agama Arab dan penodaan Rukun Iman Hari Akhir sebagai Ramalan Masa Depan."(rmol)

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…