Skip to main content

DIBULLY NETIZEN, KAPOLDA JABAR ANTON CHARLIYAN GEMBOK AKUN INSTAGRAMNYA


Setelah kejadian di Bandung umat Muslim yang baru saja mengikuti pengawalan kepada Habib Rizieq yang diperiksa oleh Polda Jawa Barat, diserang oleh sepasukan ormas hingga menderita luka dan patah tangan.

Bahkan kejadian yang berbalik diserang oleh umat Muslim yang marah dan mengakibatkan luka anggota ormas, dan mendapatkan kunjungan oleh Kapolda Jabar di Rumah Sakit, sementara umat muslim yang juga menderita luka dan patah, namun tidak mendapatkan kunjungan oleh Kapolda, membuat netizen marah.

Belum lagi beredarnya foto-foto dimana Kapolda Jabar Irjen Polisi Dr. Drs. Anton Charliyan M.P.K.N. didaulat sebagai pembina ormas GMBI, yang dianggap bertanggung jawab atas serangan kepada umat muslim usai mengawal Habib Rizieq di pemeriksaan Polda Jabar.

Kemarahan netizen di tujukan kepada Anton melalui akun instagram mantan Kapolda Sulsel, Anton Charliyan. akibatnya akun milik mantan Kadiv Humas Polri tahun 2015 lalu, langsung di gembok.

Berikut postingan netizen yang mengecam Anton hingga akhirnya mengakibatkan akun Anton Charliyan yang memiliki pengikut 68.5 K langsung di gembok, dan tidak bisa di buka oleh netizen.

tataningsih2903 “Inget umur makin berkurang. anda muslim bukan pak ?? Inget pak bumi akan jadi saksi atas kekejian bapak trhadap saudara2 kami pak. salam hormat pak .

ucoklbz “Pilih salah satu saja bapak bintang 2, jadi kapolda yg melindungi dan adil bijaksana kepada rakyat atau tetap jadi pembina ormas anarkis yang bebas pegang kayu dan bambu ketika polda kemarin. Dengar dengar bapak juga yg telp ketuanya suruh datang ke polda pantas saja mereka bebas kongkow di dlm area polda dgn angkuh.”

tidar_pe “Jabatan dunia sementara pak,,mati itu pasti”

naabilaa_ “ohh ini pembinanya (smile senyum)

septian_ilham_dhani ” Bentar lg pensiun, habis bensin baru tobat nya yaa pak?”

iqbal_muhamad21 “Muka sulit dicari pak, inget umur”

rahmat.id “Kapolda gagal di sulsel”

cintami_yulia “Assalamualaikum pak mau tanya boleh. 1.Apakah benar lsm GMBI itu binaan bpk atau sejenisnya? Kl bnr WAH warbiazzaah pak,masa beraninya main belakang n keroyokan….. 2.Dipangkat bpk ada berapa bintang pak? Kalo cuma 2 brarti kalah telak sm Allah yg bintangnya bertabur di langit nggk kehitung SUBHANALLAH”

(JALL)

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…