Header Ads

ANGGOTA ORMAS TERLUKA DIJENGUK KAPOLDA JABAR, SEMENTARA KORBAN DARI FPI DIBIARKAN


Penghadangan yang dilakukan ormas gabungan ketika anggota Front Pembela Islam (FPI) akan kembali ke rumah masing-masing usai mengawal Habib Rizieq dalam pemeriksaan di Polda Jawa Barat, akhirnya berbntut panjang.

Korban pemukulan yang dialami salah satu habibdio Rumah Makan Ampera ketika beristirahat usai mengikuti pengawalan terhadap Habib Rizieq, Bahkan ada yang ahrus menderita patah pada lengan, tidak membuat laskar FPI berdiam diri.

Sebuah rumah di Daerah Tasikmalaya yang menjadi sekretariat milik Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang siangnya berhadapan dengan massa FPI, menjadi sasaran amuk warga Tasikmalaya yang tergabung dalam FPI.

Bahkan di sosial media yang dikirimkan ke redaksi melalui beberapa grup Whats App menuliskan jika saat ini sekitar 40 ribu anggota FPI sedang meluncur ke daerah Jawa Barat untuk meminta pertanggung jawaban pihak kepolisian Polda Jawa Barat akibat serangan tadi sore hingga menghancurkan beberapa kendaraan roda empat milik anggota FPI yang terjebak macet di Bandung.

Sementara itu pihak Polda Jawa Barat yang ditengarai meminta bantuan dari beberapa ormas untuk menghadapi FPI, rupanya memperlakukan kedua kubu secara berbeda.

Beberapa foto yang amsuk ke redaksi memperlihatkan bagaimana Kapolda yang membezuk anggota ormas yang menjadi korban serangan balik dari FPI, sementara korban di pihak FPI yang menjadi korban pemukulan dari ormas GMBI dan ormas lainnya, sama sekali tidak dijenguk.

(jall)
Powered by Blogger.