Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKM UI), Ir Ahmad Syafiq, MSc, PhD, mengatakan gizi seimbang perlu dipenuhi oleh seorang remaja putri, saat ia sebelum masa pubertas. Lalu, kapan masa pubertas itu dimulai? Apakah saat remaja putri mengalami masa manarche atau haid pertama?

"Masalahnya sering terjadi mispersepsi. pada remaja putri, pubertas dimulai pada saat mens pertama. Padahal, sebelumnya atau sebelum dari masa menarche. Remaja putri mulai memasuki masa percepatan pertumbuhan itu justru sebelum menarche," jelas Ahmad di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2016).

Ahmad menambahkan, nilai kecukupan gizinya harus dipenuhi lebih awal, misal akhir SD atau usia 9 - 10 tahun. Bukan saat remaja beranjak di SMP.

"Sebelum menarche, percepatan pertumbuhan lebih cepat. Jadi menurut saya, fase yang paling rentan itu masa kanak-kanak ke masa yang memasuki remaja untuk memperkuat aspek asupan gizi. jangan terlambat," tambahnya.

Perlu para orangtua ketahui, kekurangan gizi memiliki banyak dampak kesehatan. Salah satunya tumbuh kembang remaha putri bisa terganggu. Hal ini bisa menghambatnya fase menjadi calon ibu.

"Bahkan kalau fase kekurangan gizinya parah, bisa terganggu juga siklus reproduksinya. Maksudnya, ketika bisa menarche, diperlukan persen kadar lemak tubuh tertentu. Jadi kalau persen kadar lemak ini tidak tercapai, maka ia tidak bisa menstruasi" lanjut Ahmad.

Siklus reproduksi yang tidak teratur bisa menimbulkan kondisi disminore (nyeri jelang atau selama haid) atau amenore (berhenti siklus reproduksinya).

"Untuk mencegah dan menjamin menstruasi yang reguler, diperlukan asupan gizi yang cukup," tutupnya.

Sumber: wartakesehatan
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: