1. Tuntutan Pencabutan TAP MPRS NO. XXV Tahun 1966 ttg Pembubaran dan Pelarangan PKI.

2. Peniadaan LITSUS (Penelitian Khusus) bagi pejabat publik untuk buktikan bersih diri dari PKI.

3. Tanpa LITSUS, banyak anak keturunan PKI yang masih mengusung ideologi PKI lolos menjadi pejabat publik di berbagai daerah.

4. Tanpa LITSUS kini di DPR RI ada banyak turunan keluarga PKI yang masih mengusung ideologi PKI.

5. Penghapusan Sejarah Pengkhianatan PKI dari Kurikulum Pendiikan Nasional di semua jenjang pendidikan.

6. Penghentian pemutarn film G30S/PKI di semua televisi nasional.

7. Maraknya film yang mengundang simpatik untuk PKI seperti film SENYAP dan sejenisnya.

8. Munculnya Ormas dan Orsospol serta LSM yang berhalauan PKI seperti PR dan PAPERNAS serta PAKORBA dan YKPP 65/66.

9. Terbitnya buku-buku yang membela PKI secara meluas tanpa batas dan dijual bebas.

10. Maraknya pembelaan terhaap PKI di berbagai media cetak dan elektronik, serta medsos secara demonstratif dan provokatif.

11. Pagelaran Seminar/Temu Kangen/Dialog/Simposium/Diskusi Publik untuk bela PKI.

12. Posisi KOMNAS HAM & berbagai LSM Liberal yang mati-matian membela PKI atas nama Hak Asasi Manusia.

13. Usulan
penghapusan kolom agama dalam KTP sehingga memberi ruang kepada pengikut PKI untuk memiliki KTP tanpa beragama.

14. Desakan dan tekanan terhadap Presiden Gus Dur, Megawati, SBY hingga Jokowi agar MINTA MAAF kepada PKI.

15. Dibangun dan diresmikannya MONUMEN LASKAR CHINA di TMII Jakarta oleh Mendagri Cahyo Kumolo. Sepanjang sejarah perjuangan kemerdekaan RI tidak ada Laskar China kecuali POH AN TUI yang tercatat sebagai pengkhianat.

16. Partai penguasai di Indonesia resmi kerja sama secara terbuka dengan PARTAI KOMUNIS CHINA dalam berbagai bidang.

17. Muncul kembali jargon-jargon PKI seperti REVOLUSI MENTAL dan SAMA RATA SAMA RASA serta MASYARAKAT TANPA KELAS.

18. Marak kembali logo PKI yaitu PALU ARIT yang dibuat di kaos dan kalender serta lainnya.

19. Munculnya foto-foto tokoh PKI dalam Parade HUT RI di sejumlah daerah dan di baliho bandara Soekarno Hatta.

20. Pengguliran RUU KKR (Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi) untuk mencari pembenaran bagi PKI.

21. Pengalihan Kiblat Pembangunan Ekonomi Indonesia ke China.

22. Peningkatan kerja sama dengan negara China secara berlebihan, sehingga membuka pintu masuk imigran China ke Indonesia secara besar-besaran.

23. Pertemuan-pertemuan PKI sering dilaksanakan Hotel Aryaduta karena berada di depan Patung Tani Mengusung Bedil yang merupakan Patung Angkatan ke-V Buruh dan Tani di era kejayaan PKI.

24. Pagelaran Simposium Pemerintah ttg PKI sebagai KORBAN.

25. Muncul lambang PKI yaitu PALU ARIT di atas uang resmi RI di pecahan rupiah 100 ribuan dan 20 ribuan serta 5 ribuan.

26. Presiden RI melarang TNI dan POLRI melakukan razia maupun sweeping lambang PKI.

27. Usulan pencarian dan penggalian kuburan massal anggota PKI dengan mengabaikan korban pembantaian yang dilakukan PKI.

28. Sejumlah tokoh pendukung PKI galang dukungan Internasional untuk menggelar pengadilan Internasional membela PKI.

29. Arahan Presiden RI agar memakai mata uang China YUAN sebagai standar bisnis dan perdagangan Indonesia di dunia Internasional.

30. Lagu-lagu PKI mulai didendangkan kembali.
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: