Header Ads

Untuk PDIP, Golkar Setuju Kursi Pimpinan DPR Ditambah




Partai Golkar setuju kursi pimpinan DPR ditambah. Kursi tambahan tersebut disiapkan untuk PDI Perjuangan.

"Karena (PDIP) kursi terbanyak dan supaya DPR ada kebersamaan," jelas Sekertaris Fraksi Partai Golkar, Azis Syamsudin, ketika dihubungi (Kamis, 8/12).

Karena itu dia mengakui sudah ada pembicaraan internal dengan Fraksi PDI Perjuangan. Bahkan sudah resmi membentuk gugus tugas untuk mengawal revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR DPD dan DPRD (MD3).

"Secara informal sudah bicara. Secara prinsip enggak ada masalah," katanya.

Selanjutnya akan ada pembicaraan tentang apakah dengan adanya tim tersebut, UU MD3 harus diubah ataukah hanya dengan melakukan konsensus dari semua fraksi.
"Ini pernah lakukan di MKD dan komisi-komisi. Tidak mengubah MD3," tandasnya.

Saat ini ada lima pimpinan DPR. Mereka adalah Setya Novanto (Golkar), Fadli Zon (Gerindra), Fahri Hamzah (PKS), Taufik Kurniawan (PAN), dan Agus Hermanto (Demokrat).

Mereka terpilih pada awal periode 2014-2019 dengan menggunakan sistem paket, berdasarkan UU MD3 saat ini. Setya Novanto Cs terpilih secara aklamasi.


Sementara partai-partai pendukung pemerintah saat itu, PDIP, Hanura, Nasdem dan PKB walkout saat proses pemilihan. Mereka ingin pemenang Pemilu menjadi Ketua DPR. (rmol)
Powered by Blogger.