Header Ads

Takut akan Ada Gempa Susulan, Warga Aceh Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

ilustrasi

PIDIE JAYA - Hari keenam pascagempa di Pidie Jaya, ratusan tenda masih berdiri di sejumlah titik pengungsian. Warga masih takut tidur di rumah masing-masing, menyusul gempa yang terus terjadi.

Lokasi pengungsian di sejumlah kecamatan seperti di Meureudu, Tringgadeng, dan Bandar Baru, hingga kini masih berdiri. Masyarakat tidak berani pulang ke rumah karena khawatir bangunan rumah mereka roboh setelah terjadi gempa susulan.

Salah seorang relawan, Fuadi Mardhatillah mengatakan, tidak berani kembali ke rumah mereka saat ini. Selain banyak rumah mengalami rusak ringan dan berat, ada pula kediaman warga hanya mengalami retak di dinding rumah.

"Warga hanya meninggalkan posko pengungsian biasanya siang hari untuk kembali ke rumah sebentar. Malamnya tidur di tenda pengungsian lagi," kata Fuadi, relawan Gerakan Peduli Korban Bencana, Senin (12/12/2016).

Sejak kemarin, sejumlah tim gabungan mulai melakukan pembersihan di bangunan-bangunan yang rubuh. Proses bersih-bersih tersebut juga dibantu oleh warga sekitar lokasi bangunan. Seperti di Kecamatan Meureudu.

"Saya bantu-bantu saja. Kami keluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sama-sama bantu lah kita. Ada alat berat juga untuk angkat material bangunan," ujar Basri, salah seorang warga sekitar, di lokasi pembersihan bangunan.

Sumber: okezone
Powered by Blogger.