Header Ads

Tak Dapat Kursi PDI P Mengaku Pasrah...


DPR sepakat melanjutkan pembahasan revisi terbatas Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (RUU MD3). Poin penting dalam revisi tersebut yakni menambah kursi wakil ketua DPR dan wakil ketua MPR.

Kursi tersebut ditenggarai akan diberikan untuk PDI Perjuangan selaku pengusul revisi sekaligus pemenang pemilu 2014. Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo mengapresiasi dorongan fraksi-fraksi untuk merevisi UU MD3 tersebut.

"Masa partai pemilu tidak dapat porsi yang smesitnya dan seharusnya. Itu salah satu alasan (revisi)," kata Arif saat dihubungi, Kamis (15/12/2016).

Politikus PDI Perjuangan itu tak masalah partainya hanya dapat posisi wakil ketua. Sebab, ia menyadari meski sebagai pemenang pemilu, PDI Perjuangan sulit untuk mendapatkan kursi ketua DPR yang sekarang dipegang Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

"Idealnya gitu (dapat ketua DPR). Tapi kondisi objektifnya tidak mungkin politik kita," ujar dia.

Lebih jauh, Arif ingin ke depannya UU MD3 dapat direvisi secara menyeluruh. Menurut dia, masih banyak yang mesti diperbaiki dalam UU tersebut di antaranya tugas pokok, peran dan tanggung jawab DPR, MPR, dan DPD.

"Hanya kapan dibahas? Itu yang penting. Pemberlakuannya pascapemilu 2019 untuk ke depan yang proporsional dan lain-lain," pungkas dia.

Sumber: metrotvnews
Powered by Blogger.