Header Ads

Sstt....Sok Iyes Si Ahok Lagi Ngomongin Soal Elektabilitas


Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan menanggapi secara substansial terkait strateginya menaikkan elektabilitas. Menurutnya, sudah tak ada lagi yang bisa mereka kerjakan.

"Kita kalau sudah petahana enggak bisa kerja apa-apa lagi, orang sudah empat tahun. Kami tinggal survei kepuasan saja," kata Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016).

Ahok mengatakan, dia dan Djarot Saiful Hidayat bersusah payah kerja saat menjabat. Cara itu dianggap paling efektif menaikkan elektabilitas.

"Sekarang tinggal kami pertanyakan, warga puas enggak dengan apa yang kami berikan? Makanya, kalau petahana enggak kerja ya 'selesai'," ucap Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku sudah bisa menakar kinerjanya saat menjabat. Kalau warga puas, tak ada alasan lagi untuk tak memilih Ahok-Djarot pada 15 Februari 2017.

"Sama kayak pacaran, kalau sudah baik masa kamu tinggalin? Ya harus maju terus dong, bukan diputusin," tandas Ahok.

Sebelumnya, rilis survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) memperlihatkan peningkatan dukungan terhadap pasangan petahana Ahok-Djarot. Dukungan ini meningkat dibandingkan survei yang dilakukan pada November.

Elektabilitas Ahok-Djarot meningkat sekitar 5,6 persen sebulan terakhir, atau kini sekitar 31,8 persen. Tempat kedua elektabilitas dimiliki pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang berada di angka 23,9 persen.

Sementara, tempat terakhir ada pasangan Agus Harimurthi Yudhoyono-Sylviana Murni dengan presentase 26,5 persen. Survei ini dilakukan dengan sampel 800 orang WNI di Provinsi DKI Jakarta yang berumur lebih dari 17 tahun.

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden yang terpilih, diwawancara dengan metode tatap muka oleh pewawancara terlatih.

Sumber: metrotvnews
Powered by Blogger.