ilustrasi

DALAM memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di sini kita akan membahas Sunnah Rasullah tentang minum sambil berdiri. Dalam hadis, Rasullah melarang umatnya untuk minum sambil berdiri.

Dalam hadis, "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang minum sambil berdiri." Qotadah berkata, "Bagaimana dengan makan?" Beliau menjawab: "Itu lebih buruk lagi." (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Hadis lainnya menyebutkan yang artinya,
 "Jangan kalian minum sambil berdiri, Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan." (HR. Muslim).

Secara ilmiah, ternyata minum sambil berdiri dapat berdampak buruk bagi kesehatan seperti yang dikatakan dalam hadis. Berikut alasan minum sambil berdiri buruk bagi kesehatan yang dikutip dari Vorply:

1. Buruk untuk ginjal

Anda harus minum air selalu dalam posisi duduk, seperti Sunnah Rasullah. Karena, minum air duduk adalah posisi terbaik untuk ginjal Anda berfungsi dengan benar.

2. Ketegangan saraf

Tidak mudah untuk mengetahui apa penyebab ketegangan saraf. Tetapi, jika Anda selalu minum air terburu-buru sambil berdiri, mungkin ini salah satu alasan utamanya.

3. Gangguan pencernaan

Jika Anda minum air sambil berdiri, maka bisa mengalami beberapa gangguan pencernaan nantinya. Ketika air masuk, maka langsung memercikan dinding perut Anda, yang bisa mengacaukan proses pencernaan. Karena itu, Rasullah melarang untuk minum sambil berdiri.

4. Menyebabkan hiponatremia

Ketika Anda minum air sambil berdiri, maka tidak akan merasakan kepuasan dari minum. Artinya, Anda akan minum lebih dari yang benar-benar dibutuhkan pada satu waktu. Ingat, minum terlalu banyak air dapat menyebabkan gejala hiponatremia, yaitu menurunnya kadar natrium dalam darah.

5. Memuaskan dahaga

Minum air sambil duduk akan memuaskan dahaga Anda, karena mencegah air masuk langsung melalui tenggorokan. Hal ini juga berfungsi agar sistem pencernaan akan memprosesnya lebih mudah.

6. Mengacaukan keseimbangan cairan

Minum air sambil berdiri juga bisa mengacaukan keseimbangan cairan tubuh. Hal ini pada akhirnya dapat memengaruhi daerah sendi, bahkan menyebabkan arthritis dalam jangka panjang.

Sumber: skanaa
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: