Header Ads

Perekonomian Angola Dikuasai Cina Melalui Hutang dan Pembangunan Infrastruktur

Portaldunia.com - Kini mata uang yuan tidak hanya digunakan di China saja akan tetapi juga digunakan di Zimbabwe, Zimbabwe adalah sebuah negara di Afrika Selatan yang mempunyai masalah yang menyangkut dengan krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga mata uang resmi negaranya lenyap dan harus diganti dengan dollar AS dan rand Afrika Selatan pada tahun 2009 lalu.

Pada tanggal 1 Januari 2016 maka Pemerintah Zimbabwe harus menggunakan mata uang China sebagai ganti dari penghapusan hutang terhadap China, hal ini dikarenakan hutang US$ 40 juta (554 Miliar) dan mitra dagang China karena sudah di isolasi oleh negara-negara Barat akibat dari tuduhan Pemerintahan Zimbabwe telah membiarkan begitu saja pelanggaran HAM di Negara Tersebut.

Berbeda halnya dengan Angola yang hanya ekonomi negara saja yang dikuasai oleh China walaupun belum mengubah mata uangnya namun bukan tidak mungkin jika tidak bisa bayar hutang kepada China akan wajib mengganti Mata Uang dikemudian hari seperti yang terjadi di Zimbabwe.

Penyebab ekonomi negara Zimbabwe dan Angola dikuasai oleh China karena hutang dan janji pembangunan Infrastruktur besar-besaran dan juga akibat dari Mitra fanatik dengan China seperti banyak mengimpor produk-produk dari China atau Perusahaan China menguasai berbagai hal di Negara-Negara Tersebut.

Hati-hati memiliki hutang dengan China karena syarat jika tidak bisa bayar hutang tepat waktu harus ganti mata uang Negara menjadi Yuan China, sehingga sangat menguntungkan China dalam berbagai hal atau bisa dibilang sebagai negara China selanjutnya setelah Zimbabwe.

Sumber: voakita
Powered by Blogger.