Skip to main content

PENTING! Inilah Larangan yang Sebaiknya Tidak Dilakukan oleh Ibu Hamil

ilustrasi

Untuk memastikan kehamilan bisa tetap dalam kondisi yang sehat dan perkembangan janin bisa tetap maksimal, ibu hamil tentu harus pandai-pandai mengatur pola makan yang sehat sekaligus menghindari beberapa hal yang tidak sehat layaknya asap rokok hingga minuman beralkohol. Selain itu, ada pula beberapa larangan lain yang sering terlewatkan oleh ibu hamil. Apa sajakah larangan-larangan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil?

Meminum kafein berlebihan
Karena kebiasaan yang dilakukan semenjak sebelum hamil, banyak ibu yang dengan santai tetap mengkonsumsi kopi atau minuman dengan kandungan kafein lainnya selama kehamilan. Padahal, andai kita mengkonsumsi minuman berkafein ini secara berlebihan, maka kita akan beresiko mengalami peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan cenderung kerap buang air kecil. Kandungan kafein ternyata juga bisa menembus plasenta dan memberikan dampak buruk bagi perkembangan janin sehingga sebaiknya kita hindari.

Asal meminum obat
Kadangkala saat sakit, ibu hamil dengan enteng meminum obat tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Padahal, banyak obat yang berbahaya bagi janin dan bisa mengganggu kesehatan dan pertumbuhannya. Sebaiknya ibu hamil selalu memeriksakan kondisinya terlebih dahulu pada dokter andai sakit sehingga bisa mendapatkan solusi terbaik bagi kesehatannya dan janinnya.

Mengkonsumsi makanan bermerkuri
Beberapa makanan layaknya daging, telur mentah, makanan laut yang mentah, hingga beberapa jenis ikan layaknya ikan mackerel, tilefish, todak, hiu, hingga ikan laut yang diasapi, ternyata sangat tidak direkomendasikan bagi ibu hamil karena kaya akan kandungan merkuri hingga bakteri layaknya toksoplasmosis, listeria, atau bahkan salmonella yang bisa berbahaya bagi kesehatan janin.

Menggunakan sepatu hak tinggi
Pakar kesehatan sangat melarang penggunaan sepatu dengan hak lebih tinggi dari 3 inchi karena bisa sangat berbahaya bagi ibu hamil.

Duduk atau berdiri dalam waktu lama
Meskipun sangat disarankan untuk aktif, ada baiknya ibu hamil tidak berdiri atau duduk terlalu lama karena bisa memicu pembengkakan pada pergelangan kaki sekaligus masalah pada  pembuluh darahnya yang bisa mengganggu kesehatan dan perkembangan janin.

Sumber: doktersehat

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…