www.postmetro.co - Pengamat politik Nicholay Aprilindo menilai isi nota keberatan terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebanyak 80% merupakan kegiatan politik.

"Isi nota keberatannya 80% kegiatan politik. Sedangkan nota keberatan terkait Pasal 156 dan 156 a yang disangkakan ke Ahok itu hanya 20%," ungkap Nicholay dalam wawancara dengan iNews TV, Selasa (13/12/2016).

Menurut Nicholay, dalam nota keberatan tersebut kuasa hukum menyampaikan hal-hal yang dilakukan Ahok pada 2007 lalu di Bangka Belitung di mana selalu membuat kebijakan yang berpihak untuk umat Islam."Saya dari awal tidak setuju sidang ini disiarkan secara live, karena isinya seperti ini," ujarnya.

Sebelumnya, Nicholay juga meminta penasihat hukum tidak membawa trik opini, untuk menggiring masyarakat seolah-olah Ahok tak bersalah, walaupun itu memang tugas pengacara. [sindo]
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: