Skip to main content

NGERI REKLAMASI DKI !!! Penduduk Asli Bakal Tersingkir (Data + Video)



REKLAMASI 17 Pulau Buatan yang 16 pulau rata-rata luas 50 Ha, kecuali Pulau G yang hanya 16 Ha, sehingga total luas Pulau Buatan selain pulau G adalah 800 Ha.

Jika yang boleh dibangun hanya 80%, karena ada aturan 20% harus diperuntukkam bagi Ruang Hijau. Jadi, yg boleh dibangun adalah 80/100 = 800 Ha = 640 Ha, selain pulau G.

Di atas tiap 1 Ha lahan bisa dibangun 10 Tower Apartemen dengan daya tampung per Tower Apartemen adalah 1000 unit rumah tinggal, sehingga di atas lahan 640 Ha bisa dibangun 6.400 tower dengan daya tampung 6.400.000 unit rumah tinggal.

Jika tiap unit rumah berisi suami isteri dengan dua orang anak, maka jumlah penghuni seluruh Pulau Buatan selain Pulau G adalah 6.400.000 x 4 orang = 25.600.000 orang.

Semua unit rumah di Proyek Reklamasi diiklankan di Singapura, Taiwan, Hongkong, Macau, Beijing, dan kota-kota lain di Cina. Infonya semua unit sudah habis terjual kepada China Asing. (Harga mencapai Rp 3-6 Miliar per unit -KOMPAS)

Kini, Presiden RI izinkan warga ASING untuk dapat HAK MILIK tempat tinggal/properti.

CNN: Jokowi Restui Warga Asing Miliki Properti di Indonesia

Dan Kemenkumham RI dalam Temu Wicara di Beijing mengumumkan pendaftaran online bagi siapa saja yang mau jadi warga negara Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Rinto Hakim usai temu wicara `Dinamika Kewarganegaraan Berdasarkan Undang-undang No 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan’, di Beijing, China, Kamis (24/11) malam, mengatakan, “Ini untuk memudahkan proses mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.”

Link: http://www.aktual.com/mau-jadi-wni-kemenkumham-luncurkan-aplikasi-pengajuan-wni-online/

Jadi, jika REKLAMASI tetap dijalankan, maka penduduk DKI akan dapat tambahan 25,6 juta penduduk baru dari negara China, artinya dua kali lipat penduduk Jakarta saat ini.

Belum lagi ditambah dengan kelompok mereka yang sudah lebih dulu tinggal di daratan Jakarta seperti Apartemen Ancol, Pantai Mutiara dan Pantai Indah Kapuk, dsb.

Ke depan melalui Pilkada Langsung mereka akan selalu memenangkannya.

Ahok juga bilang akan jadikan Jakarta seperti Singapura.

Anda tau Singapura dulunya? Dulu penduduk asli Singapura adalah orang Melayu muslim.
Anda tau Singapura sekarang? Melayu muslim sudah tersingkir. Mereka sekarang jadi minoritas hanya 13.4%, sementara China 74,1% populasi Singapura. (Wikipedia)

Akankah ini bakal terjadi di DKI Jakarta ibukota Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia?

INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI'UUN ...

INI VIDEO IKLAN PULAU REKLAMASI yang Diiklankan di Negara Komunis China...

NGERIIIII !!!

[video]

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…