Skip to main content

Ngaku Umat Rasullallah? Ini 7 Kebiasaan Rasullallah yang Dilakukan Tiap Hari

ilustrasi



APA yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ, tentu menjadi pedoman yang cukup penting bagi kita. Pasalnya, Rasulullah merupakan utusan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka, beliau adalah orang pilihan yang langsung diberitahukan jalan kebenaran oleh-Nya. Sehingga, mengikuti Rasulullah, sama halnya kita sedang berjalan di jalan kebenaran.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui apa saja sih yang biasa dilakukan Rasulullah. Nah, ternyata, setiap harinya, Rasulullah terbiasa melakukan tujuh hal lho! Apa sajakah itu?

1. Bangun Shubuh
Kebiasaan pertama Rasulullah yang bisa dikerjakan oleh umatnya setiap hari adalah bangun shubuh. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda, “Bersegeralah dalam mencari rezeki dan kebutuhan (hajat) karena dalam kesegeraan (pergi pagi) itu terdapat keberkahan dan kesuksesan,” (HR. Thabrani).

2. Tersenyum
Tersenyum menjadi salah satu kebiasaan dari Rasulullah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari- hari. Tersenyum bisa dilakukan kepada siapa saja, salah satunya adalah ketika bertemu dengan saudara sesama muslim. Dengan tersenyum, maka kita akan mendapatkan pahala dari Allah dan mempererat tali persaudaraan.

3. Menggunakan Siwak
Bersiwak berfungsi untuk menyegarkan mulut dan menghilangkan bau tidak sedap. Biasanya Rasulullah melakukan kegiatan ini ketika baru bangun tidur. Amalan ini merupakan bukti keteladanan Rasulullah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Sebagaimana yang di sebutkan dalam hadis, “Tidaklah beliau tidur kecuali siwak berada di dekat kepalanya. Jika terbangun beliau mulai dengan bersiwak,” (HR. Ahmad).

4. Berbicara yang Baik atau Diam
Sebagai umat Islam kita harus selalu mengucapkan perkataan yang baik. Bahkan Rasulullah dan kehidupan sehari-harinya hanya berbicara hal yang baik saja atau beliau lebih baik diam. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya (hadis no. 6474) dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.”

5. Makan dan Minum Sambil Duduk
Ada banyak adab makan dan minum dalam agama Islam. Salah satu yang disunnahkan oleh Rasulullah ﷺ ketika makan dan minum adalah dengan duduk. Dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, “Dari Nabi ﷺ di mana beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek,” (HR. Muslim no. 2024).

6. Tidur Menghadap Ke Kanan
Keseharian Rasulullah memang selalu memberikan manfaat tersendiri bagi kesehatan atau kehidupan manusia. Salah satunya adab beliau ketika tidur, menurut beliau posisi tidur terbaik adalah dengan miring ke kanan.

Tujuannya adalah agar makanan dapat masuk ke dalam lambung dengan sempurna. Hal ini dikarenakan posisi lambung yang berada agak ke samping kiri. Kemudian padanya dianjurkan untuk mengubah posisi ke kiri untuk mempercepat proses pencernaan. Baru kemudian tidur dilanjutkan dengan posisi miring ke kanan kembali. Rasulullah ﷺ bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).

7. Mengucapkan Salam dan Bismillah Saat Memasuki Rumah
Sunnah terakhir yang bisa dilakukan oleh kaum muslimin dalam kehidupannya adalah dengan mengucapkan salam dan bismillah ketika memasuki rumah. Sebagaimana dikatakan dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu berkata, saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika seseorang masuk ke dalam rumahnya lalu ia menyebut asma Allah Ta’ala saat ia masuk dan saat ia makan, maka syetan berkata kepada teman-temannya, ‘Tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Dan jika ia masuk, tanpa menyebut asma Allah Ta’ala saat hendak masuk rumahnya berkatalah syetan, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam, dan apabila dia tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan, maka syetan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam’,” (Muttafaqun ‘alaih).

sumber: infoyunik

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…