Miris! Gara-gara Kecanduan Game Online, Bocah Ingusan Ini Nekat Gondol Motor

ilustrasi



MS (16) warga Jl Wonorejo III Surabaya ini akhirnya dibekuk Unit Reskrim Polsek Tegalsari. Pasalnya, bocah ingusan lulusan kelas 5 SD ini menjadi pelaku pencurian hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Tegalsari.

Ironisnya, kendati masih berusia dibawah umur, pelaku tercatat telah beberapa kali melakukan aksi pencurian. Yaitu, saat pertengahan 2015 mencuri uang di salah satu warnet di wilayah Sawahan; awal tahun 2016 mencuri HP di wilayah Wonorejo II; awal Desember 2016 menggelapkan motor Honda Beat Merah di warnet Pasar Legi Mojosari dan yang terakhir mencuri motor di Jl Kampung Malang Utara.

Kapolsek Tegalsari Kompol Noerijanto mengatakan, pihaknya akhirnya berhasil menghentikan sepak terjang pelaku saat mencuri sepeda motor di kawasan Kampung Malang Utara.

“Modusnya, saat itu Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 16.00 WIB Mo datang ke lokasi sasarannya, kemudian pelaku mengeluarkan kunci T yang sudah disiapkan, kemudian merusak kunci motor Yamaha Vega R warna biru nopol L 4524 BO milik Slamet Eka Darmawan (23) warga Jl Kampung Malang Utara I Surabaya,” ujarnya, Senin (12/12/2016).

Kompol Noerijanto menambkan, karena pelaku ini melakukan aksinya dengan sendiri, pelaku pun meninggalkan sepeda motor yang sudah dirusak kontak kuncinya tersebut.

“Kemudian, Minggu (11/12/2016) sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku kembali datang ke parkiran rumah korban bermaksud mengambil motor tersebut untuk dibawa kabur dan akan langsung dijual saat pelaku berhasil membawanya keluar kampung,” jalasnya.

Naas, saat keluar kampung ada salah seorang anggota Unit Reskrim Polsek Tegalsari yang mencurigai pelaku MS sedang membawa motor hasil curiannya.

“Karena sebelumnya anggota saya kenal dengan pelaku, karena pernah terlibat kasus pencurian HP. Setelah dihadang dan diinterogasi terkait kepemilikan sepeda motor tersebut, pelaku pun tak dapat mengelak dan mengaku bahwa motor tersebut adalah motor yang dicuri dari rumah korban. Saat itu motor diparkir di samping rumahnya,” lanjut Kompol Noerijanto.

Tak banyak waktu lama, pelaku langsung dibekuk polisi di depan gapura Kampung Malang Utara I. “Kami langsung bawa pelaku ke Mapolsek beserta barang buktinya,” tambah Noerijanto.

Dihadapan polisi, MS mengaku nekat mencuri sepeda motor tersebut karena tak punya uang. “Rencananya motor itu akan saya jual, lalu uangnya untuk saya jajan dan main game online,” aku bocah pengangguran ini.

Kini MS telah diperiksa lebih lanjut di Mapolsek Tegalsari dan akan dititipkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk mendapatkan pembinaan.

sumber: lensaindonesia