Header Ads

Miris, Begitu Banyak Pegawai Honorer Yang Belum Dapat Gaji

ilustrasi

PENAJAM – Sejumlah instansi di Pemkab Penajam Paser Utara tidak mampu membayar gaji honorer yang mencapai miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Marjani tak membantah hal itu.

Dia menyebut, ada Rp 1,5 miliar dana untuk honor para guru honorer yang diprediksi tidak dapat dibayarkan melalui bantuan operasional siswa daerah (Bosda) kabupaten.

"Kami telah berupaya agar dapat diselesaikan. Tapi kondisi kami memang seperti ini, yakni anggaran defisit," ucap Marjani, Rabu (14/12).

Seharusnya, Disdikpora dapat membelanjakan Rp 6 miliar dan Rp 1,5 miliar yang di antaranya merupakan gaji guru honorer.

"Ada tiga sekolah yang menalangi guru gaji honorer. Tapi melihat kondisi seperti ini, saya belum tahu bagaimana ke depannya. Saya berharap sekolah tidak mengira-ngira jika belum ada anggaran pasti," katanya.

Salah satu sekolah bahkan telah menalangi Rp 90 juta.

Sebagian gaji honorer yang tidak terbayar juga terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) PPU yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) PPU juga terkena dampak defisit.

Pasalnya, institusi itu harus melakukan peminjaman kepada pihak ketiga untuk memenuhi kekurangan blanko kartu keluarga sebesar Rp 100 juta.

"Alhamdulillah, semua program jalan dan terbayarkan. Hanya blanko kartu keluarga, tapi itu akan dibayar pada 2017," ucap Suyanto, Kepala Disdukcapil PPU.

Sumber: jpnn
Powered by Blogger.