Header Ads

Mirip! Kisah Lennon Hina Yesus Hampir Sama Dengan Ahok, Akankah Nasibnya Sama Menggerikan?

ilustrasi




Pada 4 Maret 1966, John Lennon, pentolan The Beatles, dalam nada pongah berkata ;

“Kini, kami jauh lebih populer ketimbang Yesus,” kata Lennon kepada London Evening, separuh abad silam, dikutip SF Gate..Karuan saja banyak warga dunia, terutama Amerika Serikat, menentang Lennon, juga The Beatles..”

Padahal saat itu, grup band asal Liverpool, Inggris, sedang jaya-jayanya. Pernyataan Lennon tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan “Bagaimana kehidupan seorang Beatle?” yang diajukan jurnalis Maureen Cleave..

Selengkapnya, Lennon menyatakan, “…Agama bakal punah dan mengerut. Saya tak perlu berargumen soal itu..Saya benar dan saya akan buktikan bahwa saya benar. Kini, kami lebih populer ketimbang Yesus.”

Tak ada kehebohan saat edisi London Evening yang memuat pernyataan Lennon tersebut dirilis..Beberapa bulan kemudian barulah dunia gempar setelah majalah remaja Datebook mengutip “Kini, kami jauh lebih populer ketimbang Yesus.”

Dunia pun bereaksi..Piringan hitam The Beatles dibakar di beberapa tempat oleh banyak orang sebagai ungkapan kekesalan..Manajer Brian Epstein segera meminta Lennon untuk meminta maaf atas pernyataannya yang berbau SARA..

“Jika Anda menyuruh saya untuk meminta maaf, jika hal itu membuat Anda senang, baiklah, saya minta maaf,” kata Lennon kepada seorang reporter, kala itu..Namun tak juga menyurutkan reaksi bertajuk Beatle Boycott atau Beatle Ban..Lalu Mark David Chapman menembaknya hingga mati..

Jauh sebelum menembak John Lennon, Mark David Chapman adalah juga penggemar The Beatles..Belakangan, sebelum menembak John, David memilih menjadi seorang Kristen garis keras.. Sama seperti remaja-remaja yang dulu suka Britney Spears atau boyband-boyband dari negara kapitalis macam Amerika atau Inggris, namun di kemudian hari menjadi begitu membenci liberalisme, kapitalisme, atau bahkan demokrasi..

Berbekal revolver Colt 38 special, David mendatangi kawasan apartemen yang menjadi tempat tinggal John bersama Yoko Ono di New York..Pistol itu diselipkan di balik pakaian..Tak ada yang tahu rencana pembunuhan kecuali David dan Tuhan..Tak lupa, sebelum mengeksekusi, Mark David meminta John membubuhkan tanda tangan di album Double Fantasy..

Setelah John memberi tanda tangan dan hendak memasuki gedung apartemen, David memanggil sang bintang sambil mencabut pistolnya dan menembak berkali-kali hingga tumbang..Nyawa John pun melayang di usianya yang ke-40 tahun..

Lalu apa kaitannya antara nasib John Lennon dengan Ahok?

Ya, sama persis yang diucapkan oleh John Lennon, Ahok juga telah melakukan penistaan agama, bahkan statusnya malah sudah tersangka..Tapi jutaan umat Islam yang tersakiti oleh ucapan Ahok masih bersabar dan menunggu proses hukum atas kasus tersebut selanjutnya..Walau sangat marah dan geram, belum ada yang mau mengikuti jejak Mark David Chapman, datang ke rumah Ahok, lalu memuntahkan peluru tepat ke dadanya..Bahkan belum ada satu sindikat teroris yang kerap digilir oleh Densus 88 menjadikan Ahok sebagai target sasarannya..Walau entah secara kebetulan, setiap pasca Aksi Bela Islam, tak berapa lama kemudian, isyu terorisme digulirkan bermunculan ke publik..

Nasib..Nasib..

sumber: up-islam
Powered by Blogger.