Header Ads

Mantap, Bayar Pajak Di Bandung Sekarang Bisa Dengan Aplikasi Loch


Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung meluncurkan aplikasi digital baru yang berfungsi untuk memfasilitasi wajib pajak membayar kewajibannya tanpa perlu datang ke kantor Disyanjak. Aplikasi tersebut bernama E-SATRIA (Self Assessment Tax Reporting Application).

Kepala Disyanjak Ema Sumarna mengatakan, melalui aplikasi ini, wajib pajak akan masuk ke sebuah sistem, melakukan registrasi, dan langsung dapat membayar sendiri kewajiban pajaknya secara daring (online).

"Wajib pajak juga dapat membayar langsung pajak melalui Bank BJB. Sementara itu di Kantor Disyanjak para petugas sudah siap dengan sistem pelaporan dan verifikasi yang terintegrasi," ujar Ema kepada wartawan seusai acara peluncuran E-Satria beberapa waktu lalu.

Menurut Ema, dengan sistem ini akan mempermudah masyatakat yang akan membayar pajak. Sehingga tidak perlu lagi repot datang ke kantor Disyanjak.

"Elektronik Satria ini akan mengubah kultur atau kebiasaan dari yang biasanya ada interaksi wajib pajak dengan para petugas, sekarang dengan teknologi tidak akan ada lagi komunikasi interaksi pertemuan antara Wajib Pajak dengan petugas," kata Ema.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menambahkan, bahwa penerapan sistem ini adalah bagian dari prinsip smart city Kota Bandung agar semua urusan bisa dikerjakan oleh masyarakat tanpa harus ada interaksi antara petugas dengan wajib pajak.

"Karena dengan dikerjakan di rumah, di kantor dengan e-Satria, bisa nulis sendiri (pajaknya) dan meng-upload bukti-buktinya. Ini adalah cara mengelola pelayanan publik di masa depan," katanya

Pria yang akrab disapa Emil ini pun mengimbau kepada warga Bandung dan para pengusaha agar melakukan kewajiban pajaknya sesuai dengan aturan. Ia menekankan bahwa pajak yang dibayarkan sangat bermanfaat untuk pembangunan kota.

"Saya ingin mengingatkan, kalau cinta Bandung, ikutilah aturan apa adanya, bayarlah pajak apa adanya. Kalau Bandung mau juara kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat untuk ikut aturan apa adanya," ujarnya.

Sumber: merdeka
Powered by Blogger.