Header Ads

Lagi-lagi Boni Hargens Fitnah “Aksi Damai Umat Islam”


Pengamat politik Boni Hergens menilai ada pecundang yang memanfaatkan aksi Bela Islam 4 November dan 2 Desember di Jakarta. Menurut Boni, bukan hanya Rizieq Shihab yang bertanggung jawab atas aksi 4/11 dan 2/12, tetapi ada pecundang yang berada di balik aksi tersebut.

Pernyataan Boni Hargens ini mendapat reaksi keras dari banyak kalangan. Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menilai, akademisi yang dikenal sebagai loyalis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini telah memfitnah aksi damai umat Islam.

Lagi-lagi @bonihargens fitnah Aksi Damai Umat Islam!!” tegas Didi di akun Twitter ‏@didi_irawadi.

Penulis kondang Zara Zettira ZR juga menanggapi pernyataan Boni Hargens itu. “Jadi substansi minta maaf pada MUI itu apa sebenarnya? Kalau kebencian dan fitnah pada umat Islam diulang terus?” tulis Zara di akun ‏@ZaraZettiraZR.

Di akun ‏@bonihargens, Boni menulis: “Bangsa ini kokoh karena masih banyak orang saleh yang sholat, ke wihara, gereja, dsb. Yang memperalat orang-orang baik ini adalah penjahat sejarah yang tak boleh dimaafkan!”

Sebelumnya, dalam twit sematan, ‏@didi_irawadi menegaskan: “Orang-orang yang asal tuduh demo 4 Nop sebagai demo yang ditunggangi dan dibayar, mana kala tanpa bukti sama saja lecehkan umat Islam dan rusak kebhinekaan.”

Seperti diberitakan beritasatu (07/12), Boni Hergens menuding ada pecundang yang memanfaatkan aksi Bela Islam 4 November dan 2 Desember di Jakarta.

“Ada pecundang di balik aksi 4/11 dan 2/12 yang memanfaatkan agama atau simbol-simbol tertentu untuk kepentingan politik. Ini yang membuat evolusi peradaban bangsa kita kita mundur lagi. Padahal evolusi perabadan harus bergerak maju,” kata Boni dalam diskusi bertajuk “Korupsi dan Kekuasaan: Membaca sejarah, mengenang para Sengkuni” di Jakarta (07/12).

Karena itu, Boni meminta aparat keamanan segera mengusut tuntas aliran dana dalam aksi Bela Islam yang dilakukan pada 4 November dan 2 Desember di Jakarta. Boni menilai ada aliran dana besar yang membiayai aksi tersebut dengan tujuan politik tertentu.

“Maka saya minta aliran dana di belakang aksi 4/11 dan 2/12 harus diusut tuntas. Grand design besar ini bukan Ahok tapi menumbangkan Jokowi. Cek juga aliran dana dari perusahan-perusahaan besar termasuk perusahan asing yang merasa terganggu dengan penegakan hukum era Jokowi-JK,” kata Boni.
Powered by Blogger.