www.Postmetro.co - Massa dari berbagai ormas yang menginginkan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama ditangkap dan dipenjara ikut menyaksikan langsung sidang perdana terdakwa kasus dugaan penistaan agama itu dari luar persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Ketika diberi kesempatan berorasi dari atas mobil yang dilengkapi sound system, seorang orator dengan lantang menyentil tudingan massa bayaran dalam aksi Bela Islam jilid II, awal 4 November lalu. 

"Kita datang atas panggilan bela Islam. Terlalu kecil kalau hanya untuk dapat Rp 500 ribu. Mereka mungkin saja (dibayar Rp 500 ribu)," lantangnya ke arah massa pro Ahok. 

Saat ini, para pendemo gabungan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Front Pemuda Islam, dan beberapa ormas lainnya masih berorasi menyampaikan aspirasinya.

Mereka terus meneriakkan penahanan Ahok. 

Sebaliknya massa pro Ahok meyakinkan gubernur DKI non aktif itu tidak bersalah. 

Orasi dari kedua kubu tersebut disampaikan secara bergantian sesuai dengan yang telah diurutkan panitia. (rol)
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: