Kapan Waktu yang Pas untuk Servis AC Mobil?

ilustrasi

Tak bisa dipungkiri, air conditioner (AC) mobil memiliki peran penting pada kendaraan dewasa ini. Sebab, AC merupakan salah satu fitur wajib pengendara mobil untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.

Meski demikian, sistem penyejuk ruang kabin ini sama halnya dengan mesin mobil. Di mana dibutuhkan perawatan rutin agar kinerja sistem AC tetap terjaga dan selalu dingin. Lantas mengapa AC butuh perawatan rutin?

Pemilik Auto Rotary, Steven Lie menjelaskan, ketika AC mobil beroperasi, terjadi sirkulasi udara di mana kalori panas di dalam ruangan terhisap ke evaporator atau cooling unit. Debu yang tidak terlihat berasal dari karpet, jok mobil saat itu pula akan ikut terhisap dan terhembus, lalu menempel di sirip permukaan evaporator.

"Sedikit demi sedikit dan pada jangka waktu lama debu akan menumpuk dan menyebabkan evaporator kotor," kata Steven kepada VIVA.co.id, di Jalan Balap Sepeda, Jakarta Timur.

Evaporator yang kotor tentu akan mengganggu pelepasan suhu rendah. Alhasil, AC lambat laun menjadi kurang dingin. Penyebabnya, angin yang dihembuskan ke ruangan oleh blower terasa lemah lantaran terhalang tumpukan debu.

Kondisi demikian juga membuat peluang evaporator menjadi keropos dan bocor. Maka itu diperlukan perawatan secara rutin setiap satu tahun sekali.

"Servis AC mobil perlu dilakukan secara berkala agar AC tetap bersih dan sehat. Perawatan AC mobil sebaiknya dilakukan setiap 10 bulan atau satu tahun sekali jika mobil belum dilengkapi kabin filter," ungkapnya.

Dia menyarankan bila mobil belum dilengkapi kabin filter untuk segera menambah fitur tersebut yang bertujuan membantu menyaring debu berlebih, sehingga evaporator lebih terjaga kebersihannya.

Sumber: viva