Jurnalis Nya Di Intimidasi,Surya Paloh Minta Metro TV tetap jadi Teladan Masyarakat




Jakarta: Chairman Metro TV Surya Paloh angkat bicara soal intimidasi terhadap beberapa jurnalis Metro TV saat meliput aksi bela Islam jilid III, Jumat 2 Desember. Surya menilai kesabaran diperlukan dalam menghadapi peristiwa tersebut.

Surya pun berpendapat hal itu wajar terjadi pada Indonesia.  Ia menilai itu sebagai uji coba sistem demokrasi.

"Kita kan di negara yang memang sedang uji coba di sistem demokrasi yang terbuka dan bebas sebebas-bebasnya," kata Surya di The Media Hotel, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).

Ketua Umum Partai NasDem itu mengingatkan supaya Metro TV sebagai pers tetap memberikan keteladanan pada masyarakat. Pers, lanjut Surya, memiliki ketahanan yang lebih hebat dan kokoh dengan dilindungi Undang-Undang Pers.

"Jadi soal intimidasi dari berbagai pihak manapun, harus tetap sabar dan tegar," ucapnya.

Dua jurnalis Metro TV menghadapi intimidasi saat meliput aksi bela Islam jilid III, Jumat 2 Desember. Jurnalis Metro TV yang diintimidasi oleh massa aksi 212 adalah juru kamera Shinta Novita dan reporter Aftian Siswoyo di halaman Masjid Istiqlal dan reporter Rifai Pamone di depan Gedung Sapta Pesona.



(MN)