Skip to main content

Jangan Tertipu! Bukannya Bikin Langsing, Beberapa Makanan Diet Ini Malah Bikin Berat Badan Nambah Lho!

ilustrasi

TAK semua makanan diet yang dianjurkan dikonsumsi baik untuk kesehatan. Jika tidak hati-hati, makanan diet tersebut justru malah bisa menaikkan berat badan.

Berikut beberapa makanan diet yang justru bisa menaikkan berat badan, seperti dilansir laman Cheat Sheet, Rabu (14/15).

1. Agave.

Menurut Dr. Oz, agave adalah pemanis seperti sirop yang dianggap sebagai pengganti gula yang sempurna bagi para pelaku diet karena kandungan indeks glikemik rendah.

Memang benar, agave tidak memiliki jumlah yang sama dari glukosa gula putih, tapi mereka juga mengandung fruktosa lebih banyak daripada pemanis lainnya yang bisa menghambat kemampuan alami tubuh untuk memproduksi banyak insulin.

Para ahli juga percaya bahwa mereka yang mengonsumsi banyak fruktosa beresiko mengalami kenaikan berat badan di daerah perut.

Jika Anda sedang mencari pemanis sehat, tidak ada salahnya jika Anda memilih madu sebagai pengganti.

2. Granola.

Livestrong menjelaskan bahwa granola biasanya terbuat dari gandum yang kemudian dilapisi dengan air, minyak dan pemanis seperti madu dan gula merah.

Kemudian ditambahkan buah kering yang biasanya memiliki banyak gula dan kacang-kacangan.

Granola biasanya mengandung sekitar 11 gram serat per cangkir yang juga mengandung 500 kalori.

3. Soda diet.

Anda tahu tidak harus secara teratur minum soda manis ketika Anda mencoba menurunkan berat badan, tapi soda diet juga mungkin menjadi penyebab pinggang semakin lebar.

Menurut TIME, para ilmuwan masih sedikit bingung mengapa diet soda tampaknya menyebabkan kenaikan berat badan meskipun mereka tidak memiliki kalori dan gula, tapi ini bisa jadi karena pemanis buatan dalam soda ini memicu otak untuk berpikir bahwa mereka akan menerima sesuatu yang manis dan berkalori atau dengan kata lain, otak Anda mendambakan sesuatu yang manis.

4. Kue beras.

Kue beras adalah karbohidrat sederhana yang akan meningkatkan gula darah Anda dengan cepat dan menawarkan ledakan energi yang cepat.

Jangan heran jika merasa lapar setengah jam setelah Anda mengonsumsinya, karena mereka tidak menawarkan gizi yang cukup.

Karbohidrat sederhana ideal untuk Anda konsumsi sebelum latihan atau olahraga karena memberikan Anda bahan bakar.

Jika Anda makan banyak karbohidrat sederhana sepanjang hari tanpa membakar mereka, maka itu adalah resep untuk kenaikan berat badan.

5. Smoothies

Ketika Anda membuat smoothie, terutama dari buah-buahan seperti mangga, nanas, pisang dan apel, memang akan terasa lezat, tetapi Anda akan merasa lapar cukup cepat karena tidak mengandung protein atau lemak sehat yang akan membuat Anda kenyang.

Sumber: jpnn

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…