Skip to main content

Jangan Remehkan! Inilah 7 Hal Sederhana yang Bisa Bikin Hubungan Suami Istri Jadi Semakin Langgeng

ilustrasi

Jakarta - Banyak orang yang tak percaya dengan pernikahan. Masalah yang dipicu dengan kebosanan sering kali menjadi alasan kandasnya hubungan suami istri.

Menjalani hidup dengan satu pasangan hingga akhir hidup bukanlah perkara mudah. Namun, ini bukan menjadi alasan jika Anda harus menghindari pernikahan atau mengakhirinya.

Tak bisa dimungkiri jika kedekatan hubungan suami istri akan memudar seiring berjalannya usia rumah tangga. Penyebabnya adalah kesibukan sehari-hari, padatnya rutinitas, dan kehadiran anak-anak akan membuat setiap pasangan lupa akan romantisme awal pernikahan.

Sebenarnya ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan untuk memupuk chemistry pada pasangan. Hal ini sangat sederhana dan seringkali disepelekan. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya seperti yang ditulis Genius Beauty:

1. Berlibur ke tempat asing

Mengunjungi lokasi yang belum pernah didatangi bersama pasangan adalah cara untuk membangun chemistry yang telah hilang. Perbedaan suasana tempat baru akan membuat Anda dan pasangan saling berkomunikasi dan makin intim.

2. Bergandengan tangan

Biasakan untuk menggandeng tangan pasangan ke mana pun Anda pergi, ke toko, nonton film atau pun sedang berbelanja. Kebiasaan ini akan membuat hubungan suami istri semakin dekat dan terikat.

3. Ciuman

Ciuman kecil di kening atau pipi. Terlihat sepele tapi ini adalah tindakan yang dapat membuat pasangan merasa disayangi.

4. Katakan "I love you"

Berapa kali Anda mengatakan "I love you" pada suami atau istri? Percaya atau tidak kalimat ini akan membuat hati pasangan merasa tenteram setiap saat.

5. Luangkan waktu senggang

Biasakan untuk membuat "me time" bersama pasangan. Sediakan satu hari penuh bersama pasangan untuk menghabiskan waktu bersama, baik membaca buku, menonton film atau berolah raga.

6. Mengerjakan pekerjaan rumah

Membantu pasangan dalam mengerjakan rumah akan membuat pasangan merasa dipedulikan.

7. Beri kejutan

Siapa yang tak suka dengan hadiah? Tanyakan pada pasangan apa yang sedang ia inginkan, kabulkan permintaannya dan berikan secara tiba-tiba. Kejutan kecil akan membuat pasangan semakin mencintai Anda.

Sumber: liputan6

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…