Skip to main content

Jangan Cemas, Begini 5 Cara Alami Atasi Keputihan!

ilustrasi

Keputihan adalah hal yang biasa dialami oleh para wanita. Keputihan disebabkan oleh bakteri di daerah kewanitaan yang menyebabkan keluarnya lendir dari vagina. Keputihan dibagi menjadi dua yaitu keputihan normal dan keputihan berbahaya.

Keputihan berbahaya yang mempunyai ciri-ciri berwarna keruh, berbau, dan gatal tentunya harus melakukan konsultasi kepada dokter sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Namun untuk keputihan normal, pengobatan bisa dilakukan dnegan obat tradisional tanpa harus dibawa ke dokter.

Keputihan normal adalah keputihan tidak berbahaya yang mempunyai ciri-ciri berwarna bening, tidak berbau, dan tidak terasa gatal. Namun keadaan ini biasanya membuat daerah kewanitaan lembab dan terasa tidak nyaman.

Untuk mengobati keputihan dengan ramuan tradisional sangvatlah mudah. Berikut adalah 5 cara pengobatan alami atasi keputihan pada area kewanitaan:

Bawang Putih – Obat alami yang pertama adalah bawang putih. Bawang putih mengandung beberapa zat penting yang diperlukan tubuh sebagai anti biotik. Adapun cara mengobati keputihan dengan bawang putih yaitu menyediakan beberapa siung bawang putih secukupnya. Haluskan bawang putih dan oleskan di sekitar daerah organ vital. Lakukan secara rutin untuk menghilangkan bakteri jahat di organ vital. Hal yang harus diperhatikan adalah bawang putih memiliki sifat pengencer darah, sebaiknya pengobatan ini dilakukan sesudah berkonsultasi ke dokter terlebih dulu.

Kunyit – Kunyit memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Kunyit bisa menghilangkan keputihan dengan ramuan yang diracik dengan pas. Caranya dengan menyediakan beberapa buah kunyit, daun sambiloto 5 lembar dan buah delima secukupnya. Cara membuatnya, tumbuk dan campurkan semua bahan dan rebuslah bersama air sebanyak 3 gelas. Tambahkan gula atau madu jika perlu, kemudian minum ramuan tersebut 2 kali sehari untuk memaksimalkan hasilnya.

Daun Sirih – Daun sirih terpercaya menghilangkan bakteri. Daun sirih juga menimbulkan bau yang sedap dan mengobati bau tak sedap. Cara membuat ramuan daun sirih ini adalah sediakan daun sirih secukupnya, air 2 hingga 3 gelas. Caranya dengan merebus daun sirih tersebut bersama air yang sudah disediakan hingga mendidih. Minum air rebusan daun sirih secara teratur agar keputihan menghilang.

Probiotik – Obat tradisional untuk keputihan berikutnya adalah berbentuk makanan yang mengandung zat Probiotik. Probiotik adalah zat yang mengandung bakteri sehat. Jadi sebisa mungkin konsumsi makanan yang banyak mengandung zat tersebut agar daerah vital menjadi lebih sehat dan terbebas dari keputihan

Akar bayam – Yang terakhir adalah pengobatan menggunakan akar daun bayam. Senyawa yang terkandung di dalamnya ampuh mengobati infeksi bahkan di organ vital sekalipun. Sifat akar bayam adalah anti bakterial, jadi akar bayam bisa direbus kemudian dikonsumsi untuk mengobati keputihan.

Sumber: kabarmaya

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…