Skip to main content

Ini Waktu Yang Paling Tepat Untuk Memulai Tidur Malam


Malam hari adalah waktu paling nyaman dan lama untuk tidur, dan umumnya orang dewasa hanya memiliki kesempatan malam hari untuk tidur. Dan sebaiknya kamu tidak menyia-nyiakan kesempatan tidur ini ladies. Karena seperti yang kita tahu bahwa kurang tidur menimbulkan banyak masalah kesehatan dan emosional.

Tapi tahukah kamu kapan sebaiknya tidur saat malam hari? Banyak ahli kesehatan dan ilmuwan menyarankan orang dewasa untuk tidur 8-9 jam per malam. Dengan kata lain, paling lambat kamu harus tidur jam 10 malam tepat.

Kebanyakan para peneliti kesehatan setuju bahwa begadang tak ada manfaatnya. Dan mengapa setiap orang butuh tidur cukup? Karena hal ini banyak mempengaruhi kinerja optimal tubuhmu bahkan bisa menentukan apakah kamu akan bahagia, awet muda dan panjang umur ataukah sebaliknya.

Secara umum, tubuh sendiri sudah memberi sinyal untuk segera tidur segera setelah matahari terbenam atau keadaan sekitar menjadi gelap. Setelah jam 9 malam, temperatur tubuh dan kadar kortisol juga menurun.

Lalu bagaimana jika kamu sudah merasa mengantuk sebelum jam 9 malam? Tidak masalah, langsung tidur saja. Ini adalah sinyal alami dari tubuh, justru akan lebih baik jika kamu langsung tidur ketika memang sudah sangat mengantuk. Menahannya justru tak baik.

Dan inilah waktu yang tepat untuk istirahat dan tidur. Hormon kortisol adalah hormon stres yang apabila dibiarkan saja akan menumpuk di tubuh, dan cara terbaik mengurangi kadarnya adalah dengan tidur.

Tidak tidur hanya akan membuatmu makin stres esok harinya. Jadi, sekarang kamu tahu kan jam berapa seharusnya kamu tidur setiap hari? Yuk lebih teratur mengatur jam tidur.

Sumber: vemale

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…