Skip to main content

Ini Tempat Rekomendasi Untuk Anda Menghabiskan Masa Liburan


JBosan dengan Bali atau Lombok? Banyak tempat indah di Indonesia yang bisa dijelajahi untuk melepas penat akibat terjebak rutinitas di sekolah atau tempat kerja.

Berikut ini adalah lima tempat di Indonesia yang asyik untuk menghabiskan liburan menyambut 2017 seperti direkomendasikan biro agen perjalanan Pegipegi:

1. Pulo Cinta di Gorontalo
Ada legenda romantis yang mewarnai asal usul pulau berbentuk hati di Sulawesi ini. Konon, Pulo Cinta adalah tempat persembunyian rahasia Pangeran Gorontalo dan putri cantik pedagang Belanda yang diam-diam memadu kasih. Cinta mereka terlarang karena keduanya berasal dari pihak yang sedang berperang satu sama lain. Pulo Cinta menjadi saksi bisu di mana dua insan itu bisa melupakan konflik menyedihkan di bawah taburan bintang gemerlap.

Anda bisa menikmati pasir putih, keindahan bintang-bintang di langit yang terlihat jelas tanpa terhalang polusi, atau mengagumi terumbu karang Salvador Dali saat menyelam di laut jernih.

2. Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan
Pengunungan kapur (karst) seluas 45.000 hektar bisa dinikmati di Rammang-Rammang. Letaknya di Kabupaten Maros, 40 km dari kota Makassar.

Rammang-Rammang dalam bahasa setempat punya arti “awan” atau “kabut” karena tempat ini kerap berkabut pada pagi hari.

Di sini, ada juga gua prasejarah yang ada sejak ribuan tahun lalu. Gua ini adalah peninggalan berharga karena dulu pernah jadi tempat tinggal manusia purba.

3. Pulau Labengki, Sulawesi Tenggara

Pulau Labengki terletak di Konawe Utara, Kendari, Sulawesi Utara. Kerap disebut mirip seperti Raja Ampat, namun ukurannya lebih imut, Pulau Labengki menyuguhkan pemandangan menawan yang terdiri dari biota bawah laut bagaikan surga di bawah air. Ada juga tempat cantik bernama Teluk Cinta yang takkan membosankan untuk diabadikan oleh mata maupun kamera.

4. Pulau Seram, Maluku

Berbeda dengan namanya, Pulau Seram justru dianugerahi pemandangan alam yang indah, termasuk pantai Ora. Tak perlu jauh-jauh ke Maladewa, Anda juga bisa bersantai di penginapan terapung yang memperlihatkan lukisan alam ciptaan Tuhan.

5. Pantai Lhok Mee, Aceh Besar

Dilansir Pegipegi, pantai Lhok Mee terletak di Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raye, Aceh Besar. Jaraknya 40 km dari kota Banda Aceh.

Pesisir pantai Lhok Mee dihiasi pohon Geurumbang, deretan pohon besar yang memiliki ranting kering serta akar-akar bakau yang menjulang. Tak hanya bisa dipanjat, pohon ini juga bisa jadi tempat duduk untuk memancing.

Di hamparan pasir putih pantai Lhok Mee, ada pula warung-warung yang siap menyediakan makanan untuk mengisi perut keroncongan.

Sumber: wartaekonomi

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…