Skip to main content

Ingin Cincin Kawin Anda Tetap Seaindah Awal Menikah?


Cincin pernikahan merupakan simbol komitmen cinta kita dengan pasangan. Oleh karena itu, mengenakan cincin pernikahan akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Sayangnya, mengenakan cincin setiap hari sambil menjalankan beragam aktivitas harian, ternyata bisa meredupkan pancaran kilaunya.
Dapatkan diskon Rp 300,000 untuk tiket libur Natal & Tahun baru-mu

Supaya cincin kawin Anda bisa tetap berkilau dan dalam kondisi baik, pastikan untuk menghidari 5 kesalahan ini.

Kesalahan #1: Mencuci tangan

Aktivitas ini memang baik untuk menjaga kebersihan, tapi tidak baik untuk kemilau cincin kawin Anda. Ketika mencuci tangan, sabun akan menempel pada berlian dan logam, lalu mengering. Residu sabun akan menutupi kilau cincin dan membuatnya tidak secemerlang biasanya.

Agar tetap mengilap, copot cincin sebelum mencuci tangan. Tapi berhati-hatilah saat melakukannya di tempat publik, agar tidak lupa, masukkan cincin ke dalam kantong celana atau tas terlebih dulu.

Kesalahan #2: Jarang dibersihkan

Perlakukan cincin layaknya sesuatu yang berharga dan perlu dirawat dengan teratur. Jadi bersihkan cincin dengan cara terbaik secara berkala. Anda bisa berkunjung ke toko perhiasan langganan untuk melakukan pembersihkan setiap 6 bulan sekali.

Kesalahan #3: Memakainya saat berolahraga

Rutinitas memeras keringat di pusat kebugaran memang sangat baik bagi kebugaran tubuh, tapi aktivitas ini akan menyiksa cincin. Bersepeda statis, mengangkat beban, atau melakukan aktivitas berat lain dapat merusak cincin. Benturan yang keras atau mengangkat beban pada sudut yang salah dapat berpotensi melepaskan berlian dari kepala cincin.

Risiko tersebut akan meningkat untuk batu-batuan yang lebih lunak, seperti opal, biduri bulan (moonstone), atau zamrud. Sebab batu-batu tersebut sangat rapuh dan mudah pecah. Jadi lebih baik tinggalkan cincin di rumah dulu jika ingin pergi ke gym, atau bisa taruh cincin di dalam tas untuk sementara.

Kesalahan #4: Dipakai saat berkebun

Hobi berkebun? Jika iya, pastikan cincin disimpan dulu sebelum mulai bercocok tanam. Sebab penggunaan alat-alat berkebun, misal gunting kebun, cangkul, sekop, dengan tekanan yang keras lama kelamaan atau langsung bisa membuat cincin menjadi bengkok.

Selain bisa merusak bentuk cincin, kegiatan berkebun juga bisa merusak koneksi antara pengait cincin dengan si batu-batuan. Hasilnya bisa membuat batu-batuan tersebut terlepas.

Kesalahan #5: Paparan produk pembersih atau aerosol

Zat kimia yang ada dalam produk pembersih, parfum, dan bahkan hairspray bisa sebabkan kerusakan pada cincin pernikahan. Meski tidak bisa merusak berlian, tapi zat kimia tersebut akan membungkus berlian dan membuatnya sulit untuk dibersihkan. Oleh karena itu, sebelum melakukan pekerjaan rumah simpan cincin kawin di tempat yang aman.

Sumber: merdeka

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…