Header Ads

Hehehe.......Pimpinan DPR Ditambah, Pengamat Sebut Tidak 'Ngefek' ke Rakyat

ilustrasi


Fraksi PDIP di DPR mengusulkan untuk merevisi UU MD3 untuk menambah kursi pimpinan DPR. Hal itu pun sudah dibahas dalam sidang Paripurna penutupan, Kamis (15/12/2016) lalu.

Menurut pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi, langkah tersebut tidak akan memengaruhi kinerja DPR menjadi lebih baik.

Menurutnya, penambahan kursi wakil ketua DPR hanya sebatas kesepakatan politik para elite.

"Apalagi buat rakyat, enggak ada pengaruhnya," kata Kristiadi di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Ia menuturkan, saat ini DPR justru kerap disibukkan oleh urusan elite yang cenderung tak membawa manfaat bagi publik.
"Mau lima atau enam jumlah Pimpinan DPR enggak ada pengaruhnya buat rakyat. Mestinya jangan banyak berdebat untuk hal-hal yang sifatnya elitis dan internal DPR," lanjut Kristiadi.

Penambahan kursi pimpinan MPR dan DPR itu dilakukan dengan merevisi Undang-undang Nomor 42 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Presiden Jokowi sebelumnya setuju soal penambahan kursi pimpinan MPR-DPR.

Sikap Jokowi ini diketahui setelah Ketua DPR Setya Novanto, serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan mengadakan rapat konsultasi dengan Jokowi di Istana pada Jumat (16/12/2016) siang.

sumber: postmetro
Powered by Blogger.