ilustrasi



Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono menyindir aksi Parade Kebhinekaan Indonesia (PKI) yang digelar beberapa waktu lalu di kawasan Bunderan Hotel Indonesia beberapa tahun lalu.

Melalui pidato politiknya yang bertajuk 'NKRI, Kebangsaan, Kebhinekaan dan Patriolisme' , Agus menyebut bahwasanya makna sebenarnya kebhinekaan tersimpan di dalam hati sanubari bukan hanya sekedar jargon semata.

"Kebinekaan tidak hanya mengadakan parade, bukan hanya slogan dan spanduk-spanduk yang selama ini dipasang di Jakarta," ujarnya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Oleh karenanya Agus mengatakan, jika dirinya diberikan kesempatan untuk memimpin DKI Jakarta, dia bersama Sylviana Murni bertekad untuk menjaga kerukunan umat beragama dan akan menjaga keharmonisan masyarakat DKI Jakarta.

"Menjaga harmoni dan keberagaman harus menjadi prioritas," tutupnya.

Seperti diketahui, dalam kampanye tersebut, selain dihadiri Sylviana Murni - pasangan dari Agus Yudhoyono di Pilgub DKI Jakarta, juga dihadiri sejumlah kalangan petinggi Partai Demokrat, PKB dan PAN. Seperti Susilo Bambang Yudhonoyo, Ani Yudhoyono, Ibas Yudhoyono, Ketua umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua DPW PAN Jakarta Eko Hendro Purnomo, Ketua DPP PKB Hasbiallah Ilyas dan 145 tokoh TNI. Tak ketinggalan sang istri Annisa Pohan serta ratusan simpatisan AHY lainnya.

sumber: postmetro
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: