Skip to main content

Hati - Hati Ini Makanan Dan Minuman Penyebab Diare..


Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa dibilang sangat berbahaya dan berdampak buruk buat kesehatan jika tidak segera diatasi dengan baik. Diare sendiri sebenarnya merupakan masalah kesehatan pencernaan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Hal tersebut antara lain adalah pola makan yang tidak teratur, makanan yang dikonsumsi tidak bersih, makanan yang dikonsumsi bersifat terlalu asam atau pedas juga makanan yang dikonsumsi sudah basi.

Tapi nih ya, terlepas dari beberapa hal di atas, penyebab lain dari diare seperti dikutip dari laman prevention.com adalah konsumsi makanan tertentu di saat perut masih kosong. Para ahli mengungkapkan bahwa ada beberapa makanan yang bisa mendorong masalah diare jika ia dikonsumsi saat perut masih kosong dan dalam kondisi seseorang telat makan. Adapun beberapa makanan yang bisa menyebabkan diare saat dikonsumsi saat perut masih kosong tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

    Kopi

    Siapa yang tidak suka dengan kopi? Bisa dipastikan bahwa semua orang suka dengan kopi. Rasanya yang khas dan aromanya yang wangi membuat kopi disukai oleh hampir semua orang. Tapi tahukah kamu, konsumsi kopi di saat perut masih kosong bisa meningkatkan risiko masalah diare. Tak hanya itu saja, konsumsi kopi saat perut masih kosong juga dikaitkan dengan risiko maag yang lebih tinggi. Kandungan kafein dan zat asam di dalam kopi dipercaya mampu mengiritasi lapisan lambung jika ia dikonsumsi saat lambung atau perut masih kosong.

    Makanan Pedas

    Buat kamu yang sangat suka dengan makanan pedas, usahakan untuk senantiasa hati-hati saat konsumsi makanan pedas. Jangan sampai, kamu konsumsi makanan pedas ketika perut atau lambung masih kosong. Konsumsi makanan pedas saat lambung masih kosong bisa meningkatkan risiko diare yang sangat tinggi. Ini juga bisa menyebabkan nyeri perut dan perut kembung.

    Buah Jeruk


    Memang, buah jeruk adalah salah satu buah yang kaya akan vitamin C dan sangat baik buat kesehatan. Tapi, konsumsi buah jeruk di saat perut masih kosong justru sangat berbahaya dan bisa meningkatkan risiko diare. Zat asam yang sangat tinggi di dalam buah jeruk dipercaya mampu mengiritasi lapisan lambung dan mengacaukan sistem pencernaan jika ia dikonsumsi saat perut masih kosong.

    Produk Olahan Susu


    Walaupun susu dan olahannya dikatakan sangat baik buat sistem pencernaan dan kesehatan tubuh, konsumsi susu juga olahannya di saat perut masih kosong justru bisa menyebabkan diare. Hal ini mengingat bahwa susu maupun olahannya khususnya yogurt bersifat meningkatkan zat asam lambung. Ini juga bisa menyebabkan perut kembung dan nyeri.

    Soft Drink

    Buat kamu yang hobi konsumsi soft drink, pastikan untuk mulai mengurangi hobi tersebut. Peneliti menyebutkan bahwa soft drink tak hanya meningkatkan risiko obesitas atau kegemukan karena ia mengandung pemanis buatan yang tinggi. Lebih jauh, soft drink juga bisa meningkatkan risiko diare dan masalah kesehatan pada sistem pencernaan. Apalagi, jika soft drink ini dikonsumsi saat perut masih kosong dan belum terisi oleh makanan apapun.

Ladies, itulah beberapa makanan yang dipercaya bisa menyebabkan masalah diare jika ia dikonsumsi saat perut masih kosong. Selain makanan di atas, makanan lain yang juga dipercaya bisa menyebabkan risiko diare adalah buah tomat, bir, kacang-kacangan dan makanan berlemak. Agar kita terhindar dari masalah diare, pastikan untuk mengatur pola makan dengan baik dan hindari konsumsi makanan di atas saat perut masih kosong. Semoga, informasi ini bermanfaat.

Sumber: vemale

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…