Hasil Survei: Ahok Menjadi Cagub Paling tak Disukai

Portaldunia.com, JAKARTA -- Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang melihat seberapa jauh tingkat kesukaan dan ketidaksukaan warga Ibukota terhadap tiga pasangan calon gubernur (cagub) DKI Jakarta.

Hasil survei terkait kesukaan tersebut, menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi cagub yang paling tidak disukai warga Jakarta berdasarkan sampel respondens survei.

Direktur Lembaga Survei Indonesia, Dodi Ambara mengatakan kini semua cagub sudah sangat populer di masyarakat Jakarta. Hal ini terlihat dengan tingkat keterkenalan ketiga cagub sudah di atas 90 persen, di mana Ahok tertinggi 100 persen, Agus 98 persen dan Anies 95 persen.

"Tapi ada yang berbeda pada tingkat kesukaan cagub, di mana tingkat kesukaan Ahok atau pejawat terendah di antara dua calon lainnya," kata dia saat pemaparan hasil rilis di Jakarta, Kamis (15/12).

Baca juga, Nilai Ahok Paling Rendah Soal Ramah dan Santun.

Dari hasil survei ini, tingkat kesukaan terhadap Ahok hanya setengah dari 100 persen kepopulerannya sebagai cagub DKI, yakni hanya 54 persen. Sedangkan dua cagub lainnya Agus Harismurti Yudhoyono dan Anies Baswedan memiliki tingkat kesukaan sama di angka 66 persen.

Ia mengungkapkan pada Mei hingga pertengahan tahun tingkat kesukaan terhadap Ahok menjadi tertinggi di angka 72 persen. Namun ketika sampai di November tingkat kesukaan terhadap Ahok menurun drastis hingga di angka 52 persen.

Walaupun, ia mengakui di Desember kali ini ada kenaikan sedikit tingkat kesukaan publik Jakarta terhadap Ahok di angka 54 persen, atau naik dua persen dari bulan kemarin.

Dodi mengungkapkan dari jawaban responden, sifat kepemimpinan dan citra tokoh sangat berpengaruh terhadap tingkat kesukaan terhadap cagub. Ahok memiliki kelebihan dianggap mampu memimpin DKI, karena sudah berpengalaman dan memiliki kinerja yang jelas, namun rendah ketika dicitrakan ramah atau santun.

Sedangkan Agus dianggap memiliki sikap tegas dan berwibawa dan berpenampilan menarik, tapi rendah diperhatian terhadap rakyat. Dan Anies dianggap pintar atau berwawasan luas, namun rendah di citra jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi.

"Jadi sebenarnya kesukaan itu ada banyak komponen tapi yang tingkatnya paling rendah itu adalah sopan santun, jadi ada yang bilang Ahok ini memang tidak sopan tapi soal ketegasan dan perhatian pada rakyat juta tidak buruk," ujarnya.

Karena itu ada sedikit kenaikan terhadap persepsi Ahok dalam hal ini. Sebab sebagian publik Jakarta juga menilai santu perlu, tapi tidak kalah penting ketegasan dan kinerja Ahok yang juga mempengaruhi kenaikan kesukaan Ahok.

Survei LSI ini dilakukan sejak 3-11 Desember 2016, dengan jumlah sampel 800 orang, margin of error 3,5 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kecamatan yang terdistribusi secara proporsional.

Sumber: Republika