Header Ads

Hadang Kampanye Djarot Lantaran Benci Ahok, Tukang Bubur Ini Akan Segera Diadili

ilustrasi

NS, tukang bubur yang mengaku membenci calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tak lama lagi akan menjalani persidangan.

NS, dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya karena menghadang kampanye Djarot beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan berkas perkara NS sudah memasuki P21 tahap dua alias sudah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk segera dijadwalkan proses persidangan.

"Tersangka berikut barang buktinya kami sudah limpahkan ke Kejati DKI Jakarta hari ini," kata Kombes Argo, Kamis (8/12).
Sebelumnya. NS ditangkap setelah menghadang Djarot ketika kampanye di pemukiman warga di Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada tanggal 9 November 2016.

Dihadapan penyidik, NS mengaku menghadang Djarot karena dia tak suka dengan Ahok yang berpasangan dengan Djarot dalam kontestasi Pilkada DKI.

Akibat perbuatannya, NS dijerat pasal 187 ayat 4 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang mengganggu jalannya Kampanye dengan ancaman kurungan penjara maksimal 6 bulan atau denda paling besar Rp6 juta.

Sumber: rmoljakarta
Powered by Blogger.