Gempa berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang Aceh tadi pagi, mengakibatkan sejumlah jalanan retak, bangunan ambruk dan puluhan korban jiwa berjatuhan. Tak hanya media lokal, namun media internasional juga turut menyorot bencana alam ini.
Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000

Stasiun televisi CNN dan radio BBC memberitakan bagaimana bangunan tiba-tiba roboh akibat lindu tersebut.

“Survei Geologi Amerika Serikat menyebutkan gempa berkekuatan 6,4 SR ini berpusat di lepas pantai pada pukul 5.03 pagi waktu setempat di kedalaman 17,2 kilometer,” demikian dikutip dari BBC, Rabu (7/12).

BBC juga melaporkan, gempa menyebabkan puluhan orang tewas dan lainnya terluka. Diduga masih banyak yang terjebak di reruntuhan bangunan.

Jumlah korban gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya terus bertambah. Sebagian dilarikan ke Rumah Sakit Tengku Chik Ditiro, Kabupaten Pidie, Aceh. Hingga saat ini, jumlah korban tewas akibat gempa mencapai 50 orang.

Pusat gempa Aceh di Kabupaten Pidie Jaya, masuk dalam zona merah rawan gempa. Pusat gempa bumi terletak pada 5.19 Lintang Utara (LU), 96,36 Barat Timur (BT). Guncangan tersebut terasa sampai di Pidie Jaya, Pidie Aceh Besar, Sabang, Bireun, dan Lhokseumawe.

“Bahwa daerah di Aceh ini sudah dipetakan sebagai daerah rawan bencana gempa,” pungkas Kepala Badan Geologi Ego Syahrial saat ditemui di Kantor Badan Geologi Bandung.

Gempa di Aceh mengingatkan pada bencana tsunami yang terjadi Desember 2004. Tsunami bermula dari gempa yang sangat kuat, dan akibatnya 120 ribu orang tewas.

Bencana alam kala itu terus membekas di hati seluruh warga dunia, karena tak hanya Aceh yang terkena dampaknya, tsunami juga menyapu wilayah pantai Thailand yang dikunjungi banyak turis asing.

Sumber: jejaknews
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: