Header Ads

Dunia Pendidikan Diminta Waspada Menyusupnya Ajaran Komunis Ke Dalam Kurikulum

Portaldunia.com, Soreang- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bandung, meminta kalangan dunia pendidikan mewaspadai menyusupnya paham komunis di lingkungan pelajar. Ajaran komunis tidak sejalan dengan falsafah bangsa Indonesia, yakni Pancasila yang berketuhanan yang maha Esa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana mengatakan, ditengarai ajaran komunis telah menyusup ke berbagai segi kehidupan masyarakat, termasuk di dunia pendidikan. Sehingga, harus diwaspadai dan dicegah bersama oleh kalangan pendidikan di Kabupaten Bandung.

"Bicara komunisme di Indonesia itu di luar persoalan politik, tapi ini sebuah pembelajaran idiologi negara. Di mana falsafah kita sudah jelas Pancasila, artinya paham yang tidak mengakui kehidupan beragama dilarang. Ini yang harus dicegah dan diwaspadai agar tidak masuk ke dunia pendidikan,"kata Juhana usai mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dome Bale Rame, Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Selasa (13/12/16).

Dikatakan Juhana, selain dalam kurikulum nasional, larangan paham komunis ini juga harus dipahami sebagai gerakan historis di Indonesia. Paham komunis sebagai idiologi yang berasal dari luar, tidak cocok hidup dan berkembang di Indonesia yang beridiologi Pancasila.

Di mana Pancasila mengedepankan persatuan, kesatuan, keadilan sosial dan juga berketuhanan yang maha Esa.

"Kurikulum nasional sudah bagus, begitu juga kurikulum lokal yang berbasiskan pada kearifan budaya dan agama. Tapi terkadang terkontaminasi oleh paham dari luar yang lebih mengedepankan hal hal duniawi, komunis kan begitu selalu berorientasi masalah duniawi,"ujarnya.

Sumber: inilahkoran
Powered by Blogger.