Header Ads

Duga Tidak Ada Niat Hukum Ahok,GPII Ancam Duduki Istana Dan Revolusi Total




Jutaan masa umat Islam yang akan hadir di Monas Jakarta dalam aksi belas Islam 3 Jumat 2 Desember 2016 mendatang membuat kepanikan tersendiri bagi pihak Istana.

Terlihat, Presiden Joko Widodo sibuk menggelar pertemuan secara khusus dengan berbagai kalangan. Terakhir Jokowi memanggil satu persatu ketua umum partai politik pendukung pemerintah membicarakan secara khusus tentang aksi yang di gawangi GNPF MUI ini.


Demikian disampaikan Panglima Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Kopma GPII), M. Zulfikar Fauzi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 1/12).

"Dukungan kuat Jokowi pada Ahok yang di-backup serikat taipan hitam sudah sangat jelas bahwa penegak hukum tak punya niat dan berani untuk memberi hukuman dengan menahan pada Ahok meski syarat formil hukumnya telah terpenuhi," kata Zulfikar.

Sebagai bagian dari elemen rakyat, lanjutnya, GPII akan menjadi benteng terdepan mengawal tegaknya  NKRI. GPII akan memukul mundur  semua konspirasi internasional bersama seluruh komparador politik binaannya di dalam negeri.


"Kami siap menduduki Istana dengan mengusung revolusi total," demikian Zulfikar. [rmol]
Powered by Blogger.