Skip to main content

Booming!! Umat Islam Sambut Antusias Super Market Muslim 212


Aksi 212 membuahkan spirit persatuan muslim Indonesia luar biasa. Berbagai gagasan dan ide super brilian bermunculan guna menuju kemandirian ekonomi ummat berbasis syariah.

Salah satu yang lagi booming yakni yakni berdirinya Supermarket Muslim 212. Seorang netizen mempostingnya begini:
 Masya Allah... Kemarin pukul 16.00, sdh langsung ke Notaris mendirikan PT

1. Bu Asma Ratu Agung ISMI Pusat serahkan sertifikat tanah sebagai penjamin senilai 15 Milyar.

2. Bapak M. Yunus dari Jakarta mengihlaskan 6 rumah beliau di Jakarta untuk mengawali pendirian Supermarket Muslim 212 di wilayah Jakarta, Banten dan Tangsel

3. SEORANG Notaris, In sya Allah istri Mahendradatta TPM mewakafkan dirinya untuk mensupport pendirian PT.

4. Sudah langsung dibuat halaqoh2 berdasarkan wilayah tempat didirikan super market Muslim 212.

5. Seorang ahli IT, mewakafkan dirinya untuk membuatkan system nya

Subhanallah animo kaum muslimin sangat luar biasa.

Saya secara pribadi sangat terinspirasi untuk ikut menggalang dana untuk mendirikan Bandung Minimarket 212, dengan cara mengumpulkan sodaqoh sebesar 1000/hari. Yg minat ikutan boleh komen.

Tak kalah heroik adalah sambutan netizen, Ini beberapa komentar yang kami himpun:

 Herlyn Lubis: Allahu akbar

Elyta Belle: Alhamdulillah smoga dikota ku segera ada

Zuki Fitria: wow..!! luar biasa! do'a dari kami di Aceh. mudah2 han dimudahkan oleh Allah.

Roy Royan: Allohu Akbar inilah awal kebangkitan ISLAM abad ini

Herlyn Lubis: Saya bersedia mendirikan di kota kU !

Jakah Wirah Sujanah urun rembug tanya:

Shefora Shefora 1: Kita bentuk koordinator tiap titik seperti sebuah halaqah. Tiap minggu kita kumpul di titik masing masing untuk saling bertausiah sambil mengumpulkan kencleng yg sudah kita kumpulkan dirumah masing masing

Khusnul Hermanto: Surabaya sdh ada belum?

Shefora Shefora: Teman teman semua, terima kasih atas dukungan dan semangat yg luar biasa ini. Sebetulnya rencana ini bergulir begitu saja pagi ini terinspirasi rekan rekan muslim dari Jakarta.
Nah untuk mewujudkannya, langkah pertama yg akan saya ambil adalah dengan membentuk sebuah grup di fb. Selanjut nya kita bicarakan di grup. Bagaimana, setuju tidak?

Andra Mahardra: allahuakbar

Andra Mahardra: temn2 dakwah smua gabung...hayo2...dr pks, persis, HT..sunnah...hayo gabung...

Arialfianto: Siap mempromosikan...

Vict Andi: Malang sudah ada belum ya?

Mohamad Marstias: Billy top, Ingin bergabung di tim it bila sdh terbentuk , semoga sukses

Atik Kariasih: Semoga ini awal kebangkitan islam

Satria Baru: Saya mau ikutan. Gmana caranya...

Feriska Amelia: Alhamdulillah... Allahhu Akbar...

Listya Amanda Hanifah: Alhamdullilah ... Saya dukung. Mudah mudahan di beri kelancaran .,..... Amin

Donni Mikail: S Aamiin..daripada harus menyumbang 100 buat ahox

Tri Hartanto Alhamdulilah mudah2an mendatkan ridho dari allah Menjadi awal kebangkitan islam

Dwi Sasongko: Definisi SuperMarket Muslim itu seperti apa ? Barangnya dari Produsen yg pemiliknya Muslim ataw gimana ?

Dwi Sasongko: SuperMarket Tip Top itu Islami Banget, Pemiliknya Muslim.

Fika: Setuju banget...buka cabang di makasar yaa...hehehhe

Wahyu Saputra: Saya ikut, kmana donatur setornya...

Ali Mustain: Setelah pusat terbentuk selanjutnya segera diadakan pembentukan tingkat propinsi dan kabupaten kota

Arif Hakim: sya arif dr lamongan siap mendedikasihkan klo ada rencana pendirian koperasi syariah 212..selama ini sy bekerja di KSP .yg sdh 8thn siap suport tenaga.

Juju Juminah Basria: Sy..dr.lmbang..kmn sy harus. transfr.untk sodaqoh mn market Bdg 212...?

(Umairoh)

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…