Skip to main content

Bingung Cari Warna Rumah Untuk Tahun 2017?


Pergantian tahun merupakan momen yang tepat untuk mengganti suasana, terutama rumah Anda. Bila bosan dengan warna cat rumah, tren warna baru dari Dulux ini patut dicoba.

Ya, Dulux baru saja mengumumkan Colour of The Year 2017 dengan nuansa warna biru, yang dinamakan Denim Drift. Warna tersebut dalam katalog Dulux nampak seperti indigo blue atau biru-abu.

Managing Director AkzoNobel Decorative South East & South Asia, Middle East Jeremy Rowe mengatakan bahwa pemilihan warna biru ini bukanlah tanpa sebab. Dirinya mengatakan pada era yang kompleks dengan teknologi, ekonomi, politik seperti sekarang, manusia akan mencari hal-hal yang lebih simpel.

Maka dari itu, dirinya mengajak masyarakat untuk merayakan perspektif baru dengan hal sederhana yang membuat hidup lebih bermakna atau Life in A New Light. Oleh sebab itu, terciptalah berbagai warna yang bisa memberikan pengaruh baik di tahun depan.

"Warna biru selalu menjadi warna klasik, abadi dan favorit banyak orang. Biru warna yang cukup membuat kita berpikir karena orang berpikir selalu melihat ke atas dan melihat langit, langit warnanya biru. Biru juga tampil di lautan, itulah dasar yang bisa menambah esensial dalam hidup. Biru juga mmenyejukkan, kreatif dan segar," papar Jeremy dalam Peluncuran Colour of The Year 2017 di Hotel Sheraton Gandaria City, Kamis (15/12/2016).

Jeremy menambahkan dalam menciptakan Colour of The Year 2017, produsen cat Dulux, AkzoNobel melibatkan berbagai unsur. Seperti arsitek, desainer interior, peneliti, pengamat tren internasional dan lainnya.

"Sebelumnya kami telah bekerja selama 18 bulan untuk melakukan riset, dan warna yang sering muncul kami jadikan tren. Mudah-mudahan warna (Denim Drift) akan menjadi tren di tahun 2017," imbuh dia.

Hal tersebut senada dengan yang dikatakan President Director PT ICI Paints Indonesia Jun de Dios yang memaparkan bahwa setiap tahun sekali kumpulan ahli selalu berdiskusi mengenai perkembangan tren tahun mendatang, yang hasilnya adalah penggabungan warna dalam Colour of The Year. Dirinya berharap seiring dengan perubahan dunia, warna bisa memberikan pengaruh bagi kehidupan.

"Dengan demikian masyarakat bisa mengambil sudut pandang atau perspektif baru dalam kehidupan. Dan Colour of The Year bisa menjadi pendorong tren warna di tahun 2017," ujar Jun de Dios.

Denim Drift hadir dengan kombinasi warna biru yang akan mendominasi tren interior tahun depan. Tren warna tersebut juga bisa mengciptakan kehidupan dari sudut pandang baru.

Salah satu Desainer Interior Indonesia Diana Nazir memberikan apresiasi terhadap tren warna yang baru saja diumumkan oleh Dulux. Dia mengatakan Denim Drift merupakan warna yang ciamik, terkesan netral dan tidak norak.

"Denim Drift ini bagus ya, kalau misal dipadukan warna putih, maka akan muncul kesan dingin. Selain itu bisa nggak norak dan bisa masuk ke gaya apa saja, bisa klasik dan modern," beber Diana.

Tak hanya Denim Drift saja, Dulux juga memberikan pilihan warna palet lain yang memiliki unsur biru dan tonesnya. Sehingga rumah Anda akan terasa lebih homie dan tercipta suasana baru.

Anda bisa kombinasikan warna Denim Drift dengan berbagai macam variasi. Antara lain New Romanticism yang akan membuat tampilan rumah bergaya boho dan electic fashion yang memberikan nuansa untuk berbaur dengan alam, Shared Individualism yang memberikan suasana segar dan pas untuk diaplokasikan pada ruangan bersama.

Kemudian, ada The Working Home yang merupakan varian warna yang tepat digunakan bagi Anda yang membutuhkan ruang kerja di rumah. Lalu Considerd Luxury yang tampil natural tapi tetap terlihat mewah.

Sumber: metrotvnews

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…