Bom berbentuk panci yang ditemukan di sebuah rumah di Bintara, Bekasi, Jawa Barat sudah diledakkan oleh tim Gegana. Bom tersebut berdaya ledak tinggi.

"Ditemukan sebuah bom high explosive. Ini kalau meledak ini radius 300 meter hancur semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di lokasi kejadian, Sabtu (10/12/2016).
"Kalau dinyalakan kecepatannya adalah 4.000 km/jam," imbuh Argo.

Bom itu diduga milik seorang perempuan berinisial DYN dan diamankan di lokasi. Selain DYN, juga ada 2 pria yang diamankan di Kalimalang.

Di Lain Sisi Terkait Dengan Pemberitaan Tersebut Situs Media Berita Online Detik com Ini Di Nilai Oleh Sebagian Netzien Sebagai Berita Hoax Dan Berlebihan.

Netizen Berpendapat Seharusnya Para Pelaku Teroris Tersebut Sudah Bisa Menjadi Ahli Perakit Bom Kelas Dunia.

Berikut adalah Kutipan Pernyataan Yang Beredar Luas Di Media Sosial
Anak Negeri Memang Hebat…!

Pada penangkapan “terroris” hari Sabtu lalu, ternyata terungkap bahwa ED (Explosive Device) yang mereka rakit mempunyai kekuatan ledak yang sangat luar biasa…!

"Ditemukan sebuah bom high explosive. Ini kalau meledak ini radius 300 meter hancur semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di lokasi kejadian, Sabtu (10/12/2016).

Link berita: http://bit.ly/2gvIcxI

Bayangkan, 3 kilogram saja mempunyai blast radius 300 meter dan blast wave speed sekitar 4.000 meter / detik.Ini sangat-sangat luar biasa…Mengapa…?

Karena ED konvensional (non-Nuklir) yang terbesar dibuat oleh Amerika, yaitu GBU-43/B “Mother Of All Bombs” / MOAB – Massive Ordnance Air Blast Bomb, yang beratnya 8,2 Tonnes (equivalent 11 Tonnes TNT), hanya mempunyai blast radius 150 meter saja.

Sementara, ED konvensional (non-Nuklir) terbesar yang dibuat oleh Russia, yang kekuatannya dua kali lipat dari MOAB-nya Amerika, yaitu “Father Of All Bombs” / АTBIP – Aviation Thermobaric Bomb with Increased Power, yang beratnya 7,1 Tonnes (equivalent 44 Tonnes TNT), hanya mempunyai blast radius sekitar 300 meter saja.

Baik MOAB maupun FOAB diestimasi mempunyai blast wave speed sekitar 3.200 meter / detik.

Keduanya menggunakan Satellite Navigation (INS / GPS / Glonass) sebagai guidance systems-nya.

Sumber referensi:
- http://bit.ly/2gvL7Xu
- http://bit.ly/2gvRf1N
- http://bit.ly/2gvNhWM
- http://bit.ly/2gvPNfJ
- http://bit.ly/2gwCqvN
- http://bit.ly/2hfMg4l
Bayangkan…

MOAB-nya Amerika, beratnya 8,2 Tonnes, blast radius 150 meter.FOAB-nya Russia, beratnya 7,1 Tonnes, blast radius 300 meter.Keduanya dibuat oleh negara-negara Super Power yang memang “tukang perang” dan manufaktur senjata terbesar di Dunia…Sementara…
ED yang dibuat anak negeri kemarin, beratnya hanya 3 kilogram saja… namun memiliki blast radius 300 meter dan blast wave speed 4.000 meter / detik…!!!

Lebih luar biasa lagi, itu dibuat oleh tukang jualan panci…!!!

Juga guidance systems-nya cukup hanya dengan menggunakan tangan seorang perempuan saja.

Harusnya orang-orang itu jangan dihukum, tetapi dipekerjakan oleh negara, dijadikan ahli bahan peledak (explosive ordance expert) kelas Dunia, karena mereka sungguh luar biasa…!

Sumber : (fb)
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: