Skip to main content

Beberapa Cara Membuat Agar Anak Percaya Diri! Berikut Kalimat Sugesti Kepada Anak

ilustrasi
Seorang anak merupakan kebanggan bagi kita sebagai orang tua, tetapi banyak sebagian besar orang tua salah dalam “memahami” anaknya. Maksud salah memahami disini adalah seringkali menganggap bahwa anak-anak harus dbiarkan terbentuk sendiri tanpa diarahkan oleh orang tuanya. Saya sering kali di kelas AMC (Alpha Mind Control), bertemu banyak orang tua yang menyadari bahwa selama ini salah dalam memahami anaknya, salah dalam memberikan sugesti kepada anak-anaknya. Kenapa salah? iya karena belum mempelajari ilmu tentang sugesti pikiran. Padahal seharusnya, bagaimana karakter dan kehidupan seorang anak itu bisa dibentuk, bisa diarahkan oleh orang tuanya. Sehingga menjadi kebutuhan bagi setiap orang tua memahami ilmu tentang Pikiran.

Persoalan yang sering dihadapi oleh banyak orang tua adalah memiliki anak yang terlihat kurang percaya diri, anak yang minder ketika bergaul, bahkan ketika anak itu bermain di sekolahnya menjadi pendiam dan takut untuk bicara. Kalau kita sebagai orang tua mau menyadari dengan sebenar-benarnya menyadari bahwa penyebab dari seorang anak minder itu pasti karena sugesti yang dia terima, siapa yang sering mensugesti anak? jawabannya adalah kita sebagai orang tuanya. Sehingga anak menjadi minder itu pasti karena sugesti yang tanpa kita sadari tersampaikan kepada anak kita.

Kalau anda mau membuat anak menjadi percaya diri maka ubahlah sugesti-sugesti yang anda berikan kepada anak anda. Ada 5 kalimat sugesti yang bisa anda sampaikan ke anak anda untuk membuat mereka menjadi percaya diri. Perhatikan ya.

Sugesti Pertama, Pujilah Dalam setiap Kegiatan

Seringkali sebagai orang tua, kita lupa memberikan pujian kepada anak kita, pujian ketika selesai mengerjakan sesuatu. Katakan kepada anak-anak kita “good job, kamu hebat dan pintar nak, selalu seperti ini terus ya”. Memberikan pujian adalah sugesti terindah yang selalu anak inginkan dari orang tuanya, dengan memuji maka menumbuhkan rasa kedekatan seorang anak dengan orang tuanya. Anda pasti sering lupa memuji anak anda, pujilah meskipun hanya untuk kegiatan-kegiatan kecil.


Sugesti Kedua, Sapalah Setiap Bangun Tidur

Pagi hari ketika anak baru bangun tidur adalah waktu yang tepat untuk mensugesti kebaikan kepada anak anda, bangun tidur adalah waktunya memulai hari bagi anak anda. Luangkan waktu sejenak saat pagi hari ketika anak baru bangun, lalu katakan kepada mereka “selamat pagi sayang, bunda/ayah sayang sama kamu, anaknya ayah/bunda yang terbaik deh”. Ketika baru membuka mata lalu anak kita mendengar suara kita bicara seperti itu maka pasti membuat diri seorang anak selalu bahagia dalam menjalani aktivitas hari itu.


Sugesti Ketiga, Sapalah Ketika Menjelang Tidur

Selain setiap bangun tidur maka waktu lain yang tepat untuk mensugesti anak-anak adalah menjelang tidur. Begitu anak anak mau tidur, temanin dikamarnya lalu katakan kepada anak anda “istirahat ya nak, tidur yang nyenyak, bunda sama ayah sayang dengan mu”. Anda bisa menyampaikan sugesti tersebut sambil mengusap-ngusap rambut anak anda. Maka yang tertanam di pikiran mereka adalah kasih sayang yang luar biasa kita sebagai orang tua terhadap mereka. Rasa kasih sayang itu menumbuhkan percaya diri ke dalam diri anak kita.


Sugesti Keempat, Berikan Sugesti Lewat Tulisan

Anak kita tentu tidak hanya berada didalam rumah seharian. Bisa juga anak-anak kita bermain, atau pergi sekolah. Dan anda juga tidak full bersama mereka juga, karena itu memberikan sugesti bukan hanya saat bertemu saja, tetapi juga ketika tidak bertemu. Dengan kecanggihan teknologi maka kita bisa mensugesti anak kita tulisan yang ditempel dikamarnya. Buatlah tulisan ini dan pasang di kamar anak anda “Kamu anak yang Pintar, Berani dan hebat. Bunda dan ayah sayang kepadamu, Dimanapun kamu berada ingat ya doa ayah bunda selalu menemanimu”


Sugesti Kelima, Berikan Sugesti Tiba-Tiba Sambil Mengajaknya Bercanda

Pada usia anak-anak memang masih senang bermain dan bercanda. Maka sampaikan sugesti-sugesti saat sambil bermain dan mengajaknya bercanda. Misalnya saat dia sedang menonton tv lalu anda dekati kemudian bisa anda cubit pipinya sambil mensugestinya “anak mama hebat, anak mama cepat banget nangkap cerita filmnya”

Dengan aktif mengarahkan anak-anak kita melalui sugesti-sugesti positif ke pikirannya maka pasti membentuk anak-anak kita menjadi pribadi yang penuh percaya diri dalam menjalani kehidupannya, dan dalam mewujudkan semua cita-citanya.

Sumber: kekuatansugesti

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…