Aqidah Islam tidak bisa digadaikan karena alasan toleransi.
Tuhan kita hanya 1, Dia-lah ALLAH SWT, yg tidak melahirkan dan tidak dilahirkan.

Menghormati pemeluk agama lain bukan dgn menggadaikan agama sendiri, banyak cara yg bisa digunakan untuk menghormati mereka.

Muslim itu harus punya prinsip. Dan prinsip itu harus diketahui orang, bila tidak kita akan terus-terusan punya rasa "nggak enak".

Jelaskan secara sopan dan lembut prinsip kita, baik itu pada orang Muslim atau non-Muslim. InsyaAllah mereka akan memahami

Bila diajak mengikuti ibadah agama lain sampaikan dgn baik bahwa itu bukan cara kita.

Sampaikan aja apa adanya dgn baik-baik, jangan sewot dan ngamuk, woles aja..
Kalo temenmu atau bosmu baik, dia pasti paham kok

Lha gimana kalo temenmu sewot lalu kamu dituduh nggak toleran? Maka kamu tetep aja woles.
Itu berarti dia nggak cocok jadi temenmu

Lha gimana kalo bosmu ngamuk lalu km dipecat? Ya woles aja..
Cepet atau lambet kamu bakal dipecat juga kalo bosmu model begitu

Kamu bisa nggak enak sama manusia padahal dia sama kayak kamu. Tapi nggak pernah merasa nggak enak sama Allah pencipta-mu?
Jangan atas nama toleransi malah menggadaikan keyakinan sendiri dgn membuat aturan yg tak pernah Rasulullah SAW lakukan.

Toleransi yg sebenarnya adalah membiarkan agama lain dgn perayaan mereka, bukan ikut nimbrung merayakan.
Banyak umat Islam yg salah kaprah dgn istilah toleransi. Padahal agama kita sudah memiliki prinsip:
“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku” (QS. Al Kafirun: 6).
Karena makna toleransi itu pengertian 2 belah pihak bukan hanya pengertian 1 pihak. Kita tahu cara agama dia, dia juga harus tahu cara agama kita.

Seandainya Allah memanggilmu saat engkau sedang asyiknya ikut merayakan hari ibadah agama lain, apa jawabanmu nanti pada Allah?
.
Semoga Allah SWT selalu menjaga aqidah kita dan istiqamah di jalan-Nya.. Aamiin.
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: