Awas! Tidur Terlentang pada Ibu Hamil Ternyata Bisa Membahayakan Bayi

ilustrasi

Kehamilan umumnya membuat wanita lebih berhati-hati dalam segala hal. Mereka akan berusaha menjaga kehamilannya dengan baik agar selamat hingga proses persalinan tiba. 

Tidur yang cukup merupakan salah satu cara yang dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan diri dan janin dalam kandungan. 

Sayangnya, seiring bertambahnya usia kehamilan, ibu akan mengalami beberapa masalah yang membuatnya sulit tidur, misalnya : sering kencing, mual muntah, berkeringat, sakit kepala, pinggul sakit, perut yang membesar, dan lainnya. Ketika ibu hamil kurang istirahat, maka secara otomatis dapat mengganggu kesehatan tubuhnya. 

Kenyataan itulah yang yang membuat ibu hamil wajib berusaha menjaga waktu istirahatnya dengan baik. 

Selain itu, ibu hamil juga wajib memperhatikan posisi tidur yang baik untuk dirinya dan juga janin dalam kandungan. Jangan sampai karena salah posisi tidur, lantas kehamilan Anda jadi bermasalah. 

Salah satu posisi tidur yang sangat tidak direkomendasikan bagi ibu hamil adalah terlentang, karena dapat membahayakan janin dalam kandungan. Benarkah hal itu? Simak kelanjutan artikelnya berikut ini :

1.    Tidur terlentang dapat sebabkan kematian janin

Para ahli dari The Royal College of Midwives, yang studinya dipaparkan dalam Journal of Physiology menyarankan para wanita hamil agar tidur dalam posisi miring untuk meminimalkan risiko kematian janin dalam kandungan. Posisi tidur terlentang dapat mengurangi suplai oksigen ke tubuh bayi dalam kandungan.

2.    Detak jantung dan asupan oksigen berkurang

Disebutkan pula oleh ilmuwan asal Selandia baru bahwa tidur dalam posisi terlentang pada ibu hamil dapat sebabkan detak jantung bayi dan asupan oksigen berkurang sehingga meningkatkan risiko janin meninggal dalam kandungan.

3.    Tekanan darah berkurang

Disebutkan oleh Direktur Kebidanan Louise Silverton jika tidur terlentang terlalu lama bagi wanita hamil dapat sebabkan berkurangnya tekanan darah yang membahayakan kehamilannya.

4.    Sebabkan bayi stress

Tidur terlentang pada ibu hamil dapat berisiko tingkatkan stress pada bayi sehingga berisiko meninggal dalam kandungan. Sebaliknya, tidur posisi miring dapat membantu meningkatkan aliran nutrisi ke dalam rahim.

Usia kehamilan yang sangat dilarang tidur terlentang

Ibu hamil yang masuk usia trimester ketiga sangat dianjurkan menghindari posisi tidur terlentang karena sangat berisiko membahayakan janin.

Dengan memahami bahaya posisi tidur terlentang diatas, pastinya Anda akan lebih cerdas lagi menjaga kehamilan agar senantiasa sehat terus hingga masa persalinan tiba. 

Sumber: viva