Skip to main content

Awas! Inilah Dereten Penyakit Mematikan Akibat Perut Buncit

ilustrasi

HATI-HATI, lemak di daerah perut bisa sangat berbahaya bagi kesehatan! Berikut ini penjelasan dari dr. Nadia Octavia.

Perut buncit merupakan tumpukan lemak yang berkumpul di sekitar perut. Tak hanya kurang sedap dipandang mata, perut buncit juga bisa menjadi sarang penyakit. Apa saja penyakit-penyakit tersebut?

Penyakit jantung

Anda yang bertubuh kurus dan 'hanya' perut saja yang buncit, jangan berlega hati dulu! Meski bobot tubuh Anda tidak berlebih, perut buncit yang Anda miliki ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Annals of Internal Medicine, mereka yang memiliki perut buncit berisiko tinggi untuk terkena penyakit jantung.

Diabetes tipe 2

Berat badan yang berlebih merupakan faktor risiko utama dari diabetes tipe 2. Walau demikian, faktor lain seperti genetik juga memainkan peranan. Bahkan, penelitian yang dilakukan oleh International Obesity Task Force menyebutkan bahwa pada tahun 2002, 60% kasus diabetes di seluruh dunia disebabkan oleh obesitas.

Tak hanya itu, penelitian lain yang dilakukan oleh University of Kentucky menyebutkan bahwa Anda yang berperut buncit juga berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2.

Hipertensi

Selain gaya hidup yang tidak sehat, penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah berat badan yang berlebih. Bila tidak terkontrol, hipertensi dapat membuat Anda berisiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Oleh karena itu, jika berat badan Anda berlebih, segeralah ubah gaya hidup agar berat badan bisa turun. Karena setiap 10 kg berat badan yang Anda hilangkan, dapat mengurangi tekanan darah sistolik hingga 20 mmHg.

Kolesterol tinggi

Anda penderita kolesterol tinggi? Cobalah berkaca. Bisa jadi penyebab dari kadar kolesterol Anda yang tinggi adalah perut yang membuncit. Ya, perut buncit dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kolesterol tinggi.

Kunci utama agar terhindar dari penyakit-penyakit ini adalah menjaga pola makan, dan tentu saja berolahraga teratur. Dengan memilih makanan yang rendah lemak, kolesterol, garam, dan gula, risiko Anda terkena penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya pun dapat berkurang.

Sumber: skanaa

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…