Header Ads

Anies Mengaku Tak Khawatir Dituduh Berafiliasi Ikut Gerakan 1212





Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan tidak khawatir dituduh berafiliasi dengan gerakan 1212 karena ikut salat subuh berjamaah secara nasional, bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, hari ini.

"Saya tidak takut terafiliasi apapun. Bahkan saya ingin tegaskan isyhadu bi anna muslimun, saya adalah seorang muslim dan saya akan menjalankan syariah sesuai kepercayaan saya," kata Anies usai bersosialisasi dengan warga Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Pagi tadi, bersama calon wakil gubernur Sandiaga Uno, Anies menunaikan salat subuh di Masjid Sunda Kelapa.

"Masjid Sunda Kelapa adalah tempat musyawarah yang pada akhirnya mencalonkan Anies Baswedan. Proses awal (pencalonan) dimulai saat salat subuh hari Jumat, kemudian ada seseorang yang mengusulkan nama saya, lalu akhirnya diproses," kata Anies.

Di Masjid Sunda Kelapa, Anies menyampaikan tausiah bertema masyarakat berkeadilan untuk mendorong kesejahteraan dan kebahagiaan.

"Kalau keadilan itu dihadirkan, bukan hanya Indonesia akan damai tapi juga di seluruh dunia. Mari jaga barisan, kita jaga perdamaian. Insya Allah ikhtiar ini diridhoi oleh Allah," ujar Anies.

Gerakan 1212 merupakan program Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia. GNPF MUI merupakan kelompok yang menggalang aksi 4 November dan 2 Desember.


Aksi salat subuh berjamaah serentak dilakukan di lebih dari 90 titik wilayah di Indonesia dan dipusatkan di Masjid Pusat Dakwah Islam, Bandung, Jawa Barat. (suara)
Powered by Blogger.