Pria Katholik bernama Andrew Handoko yang ditangkap polisi karena melakukan penistaan terhadap agama Islam dengan merobek-robek Al-Qur'an, kini memeluk agama Islam.

Keputusan memeluk agama Islam diambil Andrew didalam tahanan kepolisian. Setelah melakukan perenungan dan menyesali kesalahanya, hidayah Allah datang.
"Masih ingat kasus perobekan Alquran di Solo, 1 hari sebelum Aksi Bela Islam 411? Andrew akhirnya ditangkap Polisi Solo, dan menjadi tersangka. Selama ditahanan Andrew memiliki waktu merenung, bertaubat dan mendapat hidayah Allah" tulis wakil direktur Mualaf Centre Indonesia Hanny Kristianto melalui akun Facebooknya ahad(4/12/2016).

Andrew Handoko mengucapkan dua kalimat sahadat di Masjid Polda Jawa Tengah pada, kamis (1/12/21016) pukul 13.30 WIB dihadapan perwakilan Majelis Ulama Kota Semarang (MUI Kota Semarang) dan yang menjadi saksi ketua PITI (Persatuan Muslim Tionghoa).


Meskipun Andrew sudah menjadi mualaf, proses hukum tetap dilanjutkan dan dalam waktu dekat akan menjalani sidang. Andrew Handoko dikenakan Pasal Penistaan Agama.

"Beliau bersyahadat bukan lalu selesai dan dihentikan kasusnya. Proses masih dilakukan hukuman tetap berjalan, beliaunya tetap ditahan, dosa urusannya dengan Alloh, pidananya tetap dengan aparat penegak hukum.Mohon khusnudzon dengan sesama muslim" jelas Hanny. [imi]
Share To:

Portal Dunia

Post A Comment: