Ahok: Saya Tak Berniat Menistakan Kitab Suci Al-Quran



www.postmetro.co - Dalam nota keberatan sidang perdana kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Basuki Thahaja Purnama memastikan bahwa ia sama sekali tak berniat menistakan kitab suci umat Islam dan juga ulama.

Kata Basuki, kata-katanya di Kepulauan Seribu tersebut hanya dimaksudkan untuk para oknum elit politik yang memanfaatkan dan mengajarkan Quran Surat Al-Maidah ayat 51 secara tidak benar karena tidak mau bersaing secara sehat dalam persaingan Pilkada.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok didakwa dengan pasal alternatif pada sidang perdana dugaan penistaan agama Al-Quran di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Selasa (13/12). Dakwaan itu disampaikan alias dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan.

Pasal alternatif yang disangkatan itu adalah, Pasal 156 a KUHP yang ancaman hukuman lima tahun penjara, dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Sidang Ahok ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto di eks Jakpus, Jl Gadjah Mada.(rmol)