Adem... Begini Isi Ceramah Mas Anies di Masjid Sunda Kelapa

ilustrasi

JAKARTA - Warga tampak memenuhi Masjid Sunda Kelapa di Menteng, Jakarta Pusat pada pukul 03.00 WIB dinihari tadi. Hal itu karena mereka hendak bersahur ataupun bersiap melakukan salat subuh berjemaah. Hari ini (12/12/2016) memang bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maka dari itu, usai salat subuh, ada ceramah oleh Kiai Zufli Zaini dan ceramah dari Anies Baswedan. Dalam kesempatan itu, Anies hadir bersama Sandiaga Uno, pasangannya di pilkada DKI Jakarta.

Hadir juga mantan Ketua DPR Marzuki Alie dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam kesempatan itu. Di hadapan warga, Anies mengatakan bahwa peringatan hari lahir Nabi Muhammad adalah kesempatan untuk mengingat empat sifat baik Rasulullah.

Kemudian, kata dia, juga menjadi bahan untuk menilai posisi umat Islam saat ini, yakni sidik, amanah, tabligh dan fathonah. "Masalah (umat Islam) muncul karena tidak berkaca pada empat sifat tersebut," kata Anies.

Menurutnya, di belakang perjuangan dan perlawanan atas ketidakadilan selalu ada sosok ulama. Sejak perjuangan menuju kemerdekaan hingga sekarang, imbuhnya, hal itu pun sudah terjadi. Maka dari itu, Anies menyesalkan adanya pernyataan yang menyebut umat Islam bukan bagian dari kebhinnekaan.

Padahal, Anies menilai umat Islam justru memberikan segalanya demi kemerdekaan Indonesia. “Sejak awal memulai dan menjaga kebhinnekaan adalah umat Islam. Umat islam di tanah ini menghibahkan segalanya untuk kemerdekaan," jelasnya.

Oleh sebab itu, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menyebut kegiatan pagi tadi di Masjid Agung Sunda Kelapa merupalan salah satu peristiwa bersejarah. Dia berpandangan, 5-10 tahun ke depan peristiwa hari ini akan dikenang. “Mungkin juga ada yang bertanya sedang apa dan di mana kita di tahun 2016. Maka jawablah saya hadir dan saya bagian dari yang berjuang menegakkan keadilan," kata Anies yang disambut pekik takbir.

Anies dalam kesempatan itu juga berulang kali menekankan pentingnya menegakkan keadilan. Jika keadilan bisa diwujudkan, lanjutnya, akan tercipta kedamaian. "Kalau keadilan itu dihadirkan, bukan hanya Indonesia akan damai tapi juga di seluruh dunia. Mari jaga barisan, kita jaga perdamaian. Insya Allah ikhtiar ini diridai  Allah," tandasnya.

Sumber: riaupos