Header Ads

40 Wanita Positif HIV/AIDS di Tangerang

Ilustrasi

 Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan pendataan pengidap HIV/AIDS selama tahun 2016. Hasilnya, terdapat 35-40 wanita yang merupakan ibu rumah tangga positif tertular HIV/AIDS.

“Ini sangat mencemaskan karena penularan virus itu tidak saja pada lelaki, tapi mayoritas perempuan,” kata Koordinator Divisi Program KPA Kabupaten Tangerang, Hady Irawan, Sabtu 17 Desember 2016.

Hadi mengatakan, setiap tahun penderita HIV/AIDS terus bertambah. Sejak tahun 2008 hingga Desember 2016, sudah tercatat sebanyak 900 pasien positif tertular.
HIV/AIDS

HIV/AIDS

Namun pihaknya mengapresiasi kinerja DPRD Kabupaten Tangerang yang telah mensyahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS. Pernyataan tersebut terkait Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menanggapi serius pembentukan Perda tersebut karena dianggap berkomitmen terhadap kesehatan penduduk dan upaya warga terhindar dari virus HIV/AIDS.

Sedangkan pembentukan Perda itu bukan semata-mata untuk melakukan transformasi sosial dan demokrasi, tapi dapat diterjemahkan sebagai perwujudan komitmen bersama Pemkab Tangerang dengan DPRD setempat. Inisiator Perda itu, Rispanel Arya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) prihatin terhadap kondisi saat ini karena banyak warga yang terjangkit HIV/AIDS.

Hadi menambahkan, saat ini terjadi pola penyebaran penyakit itu, yakni selama tahun 2015 positif HIV/AIDS adalah laki-laki. Tapi selama tahun 2016, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Menurut dia, korban terkena HIV/AIDS tersebar pada beberapa wilayah seperti di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Sukadiri, Balaraja, Cikupa, Jayanti, dan Kecamatan Tigaraksa. Penyebaran HIV/AIDS dari laki-laki yang melakukan hubungan seksual dan berisiko kemudian pulang ke rumah menyebabkan ibu rumah tangga tertular setelah berhubungan badan.

Sumber: transindonesia
Powered by Blogger.