Skip to main content

Tak pernah disangka, 7 inovasi sederhana ini bikin penemunya kaya raya

29 Juni 2016 19:06

Sebenarnya sepele tapi ternyata dicari banyak orang.Ismarlina Mokodompit

Terkadang, ide paling sederhana bisa membuat pencetusnya memiliki perusahaan dengan pendapatan jutaan dolar. Apalagi kalau dari ide tersebut tercipta suatu alat atau produk yang sangat berguna dan dibutuhkan oleh orang banyak. Pasti deh, produk itu akan laku keras dan tentunya akan menguntungkan bagi perusahaan. 

Namun bagaimana jika produk yang dibuat itu sepele dan tak semua orang membutuhkannya? Akankah membuat penemunya merugi atau justru kaya raya?

Ternyata ada lho, ide sederhana yang bikin penemunya kaya raya. Seperti yang telahbrilio.net kutip dari Storypick, Rabu (29/6) berikut ini. Kamu tahu kok produknya, sederhana lagi!

1. Sticky Notes.

foto: bouwbazen.nl

Hanya selembar kertas dengan sedikit lem mampu membuat penemunya, Dr Spenser Silver memiliki pendapatan mencapai lebih dari Rp 13 triliun pada tahun 2012. Sederhana tapi Silver sendiri tak pernah menyangka bagaimana produk yang juga dikenal sebagai Post-it ini jadi begitu populer dan jadi bisnis besar.

2. Slinky.

foto: flickr.com/photos/doy-lee

Mainan yang cukup populer di Indonesia ini berasal dari Amerika Serikat. Namun siapa sangka penemuan ini berawal dari ketidaksengajaan Richard James saat menjatuhkan pegas yang awalnya digunakan untuk menjaga barang-barang di kapal ketika mengarungi laut.

Gerakan saat pegas tersebut jatuh lalu berdiri tegaklah yang menarik perhatian Richard. Ia lalu pulang dan mengatakan pada istrinya untuk membuat produk serupa. Tak disangka Richard berhasil mendapatkan penjual yang berani menjual Slinky ciptaannya dan ternyata respons anak-anak terhadap mainan Slinky sangat positif.

Sebanyak 400 buah Slinky yang Richard produksi, hanya perlu 90 menit bagi Slinky untuk ludes di tangan pembeli. Berapakah pendapatan mereka? Sekitar Rp 13 triliun.

3. Crocs.

foto: racked.com

Salah satu fashion item ini memang cukup populer di Indonesia beberapa tahun lalu. Mulanya alas kaki ini diciptakan khusus digunakan saat perawatan spa.

Pembuatnya Lyndon Hansen, Scott Seamans, George Boedecker, Jr tak pernah berpikir bahwa crocs menjadi sangat dibutuhkan untuk dipakai beraktivitas dan membuat mereka memiliki pendapatan jutaan rupiah. Bahkan pada tahun 2012, angka pendapatan mencapai lebih dari Rp 13 triliun.

4. Smiley.

foto: flickr.com/photos/baconizedhameister

Wajah smiley yang biasa kamu gunakan saat mengirim pesan pada teman atau kekasih ini memiliki cerita yang cukup ironi mengenai penemunya. Simbol untuk menggambarkan ekspresi wajah manusia ini sebenarnya diciptakan oleh Mr Ball. Namun ia hanya memperoleh keuntungan sebesar USD 45 dollar atau sekitar Rp 591.750,-.

Nah, dua bersaudara Bernard dan Murray dari Spanyol menyadari potensi lalu membeli hak cipta akan simbol ini. Keduanya lalu menggunakan wajah simbol smiley dengan tag line mereka, 'Have a nice day!' Dan kini pendapatan mereka mencapai USD 0,5 miliar atau sekitar Rp 6,5 triliun.

5. Band Aid.

foto: wikipedia.org

Capek berkali-kali menempelkan perban pada jari istrinya yang sering terluka saat mengiris makanan di dapur, Earle Dickson menemukan cara jitu. Ia menggunting kain kasa kecil lalu menempelkannya di selotip. Dengan cara ini, kain kasa jadi mudah ditempelkan pada luka kecil.

Tak disangka ide yang muncul pada sekitar tahun 1920-an itu cukup brilian sampai-sampai Thomas Anderson, bosnya di perusahaan tempatnya bekerja, Johnson & Johnson memproduksinya secara massal. Earle Dickson sendiri diangkat menjadi wakil presiden Johnson & Johnson dan perusahaan memperoleh pendapatan Rp 394 miliar.

6. Hula Hoop.

foto: flickr.com/Russ Morris

Mainan yang satu ini pasti kamu tahu dong? Penemunya adalah Richard Knerr dan Arthur Melin. Mereka memiliki ide untuk menciptakan hula hoop saat keduanya melihat anak-anak bermain dengan hula hoop dari bambu. Keduanya lalu membuatnya sendiri dan memasarkannya dengan baik.

Selama dua tahun, penjualan sudah mencapai lebih dari 100 juta unit. Mereka lalu menjual perusahaan hula hoop pada Kransco Group sebesar Rp 157 miliar.

7. Kacamata untuk anjing.

foto: flickr.com/Peter Roome

Roni Di Lullo sangat mencintai anjing dan peduli pada mata mereka. Itulah yang menginspirasi wanita ini dengan ide kacamata untuk anjing. Ide ini mungkin tampak konyol tapi dari inilah ia kini memiliki sebuah perusahaan berpendapatan Rp 39 miliar.

 

 

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…